Nama Lisman Puja Kesuma, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY ramai disorot karena masuk desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Lisman menduga, namanya masuk desil 4 karena data belum diperbarui.
"Mungkin saja ini data saya yang didapat ini data sebelum saya menjadi anggota dewan. Jadi mungkin datanya itu belum ter-update," katanya saat dihubungi detikJogja, Selasa (8/9/2026).
Lisman mengaku, meski namanya masuk desil 4 DTSEN, ia tak pernah menerima bantuan sosial (bansos) atau mendaftarkan diri. Ia sendiri baru mengetahui masuk desil 4 DTSEN setelah dikabari stafnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya ceritanya saya diberi tahu sama staf saya. Saya masuk kategori desil 4. Sementara saya tidak pernah mendaftarkan diri sebagai penerima bansos ataupun menerima bansos, sama sekali tidak pernah menerima. Makanya ketika data saya masuk ke desil 4 itu saya agak terkejut, kaget," tutur Lisman.
Diketahui, masyarakat yang masuk desil 4 DTSEN dianggap belum sejahtera. Karenanya, mereka menjadi prioritas penyaluran bansos, seperti PKH dan Program Sembako.
Penentuan desil sendiri mempertimbangkan banyak aspek. Di antaranya, sebagaimana keterangan di laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), adalah gaji, kepemilikan aset, daya listrik, pendidikan anggota keluarga, dan kondisi rumah.
Lantas, berapa jumlah harta Lisman di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK? Simak rinciannya berikut.
Harta Lisman di LHKPN KPK Terbaru
Dilihat di laman resmi e-LHKPN KPK pada Rabu (9/9/2026) pukul 12.26 WIB, Lisman tiga kali melaporkan kekayaannya. Yang terakhir pada 30 Maret 2026 periodik 2025.
Dalam laporan itu, Lisman tercatat memiliki kekayaan bersih Rp 3.520.000.000 alias 3,5 miliar rupiah. Jumlah itu terbagi atas kekayaan tanah dan bangunan, alat transportasi, harta bergerak, dan kas/setara kas.
Porsi terbesar kekayaan Lisman adalah harta bergerak, senilai Rp 2.690.000.000. Kemudian, disusul kekayaan tanah dan bangunan senilai Rp 880.000.000 di Kota Tangerang Selatan seluas 84 m²/80 m².
Begini rincian harta kekayaannya:
- Tanah dan bangunan: Rp 880.000.000
- Alat transportasi dan mesin: Rp 700.000.000
- Harta bergerak: Rp 2.690.000.000
- Kas dan setara kas: Rp 250.000.000
Naik 1 Miliar dalam Setahun
Dalam LHKPN tertanggal 21 Februari 2025 periodik 2024, kekayaan Lisman tercatat bersih Rp 2.431.290.000 (2,4 miliar). Itu artinya, dalam setahun, harta Lisman bertambah kurang lebih 1 miliar rupiah.
Begini rincian kekayaan Lisman Puja Kesuma periodik 2024:
- Tanah dan bangunan: Rp 850.000.000
- Alat transportasi dan mesin: Rp 1.100.000.000
- Harta bergerak: Rp 200.000.000
- Kas dan setara kas: Rp 381.290.000
- Utang: Rp 100.000.000
Siapa Lisman Puja Kesuma?
Lisman Puja Kesuma adalah anggota DPRD DIY masa bakti 2024-2029. Ia bertugas di Komisi C yang mengurus pembangunan sekaligus menjadi ketua fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Dari total 55 anggota DPRD DIY, Lisman adalah anggota termuda. Tercatat, ia mulai mengampu amanah legislator itu pada usia 32 tahun.
Berbicara soal pendidikan, begini riwayat pria kelahiran Medan, 24 Januari 1992 itu:
- SD Negeri 105296 Percut Sei Tuan (1999-2005)
- SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan (2005-2008)
- SMA Swasta PAB-8 Saentis (2008-2011)
- S1 Agroteknologi Universitas Pembangunan Panca Budi (2011-2015)
Demikian sekilas mengenai harta kekayaan Lisman Puja Kesuma, anggota DPRD DIY yang masuk desil 4 DTSEN.
