Aksi unjuk rasa mahasiswa di simpang Jendral Sudirman, Gondokusuman, ricuh. Massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sipil yang awalnya kondusif berubah menjadi kericuhan setelah adanya pihak yang berusaha membubarkan aksi.
Pantauan detikJogja, Selasa (1/9/2026) massa mulai menggelar aksi sekitar pukul 16.00 WIB. Jalan menuju simpang Gramedia yang menjadi titik aksi lumpuh lantaran aksi digelar tepat di tengah perempatan.
Massa membentangkan spanduk di tengah jalan dan bergantian berorasi. Selain dijaga polisi yang melingkari massa, terlihat personel Jagawarga di sekitarnya. Selain itu juga terlihat sekelompok orang berpakaian hitam di sekitar lokasi aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi yang awalnya damai ini perlahan memanas usai sekelompok orang berusaha membubarkan aksi. Sekelompok orang yang menyebut diri sebagai warga Jogja itu berdalih aksi massa meresahkan. Alasannya, jalanan lumpuh lantaran aksi ini.
Sekelompok orang tersebut bergantian meneriaki massa untuk membubarkan massa. Massa pun tersulut emosinya. Saling lempar umpatan pun terjadi.
"Dalane mati ngerti rak!" pekik salah seorang dari sekelompok orang yang mengatasnamakan warga Jogja.
"Ormas b*ngs*t!," sahut salah satu massa aksi.
Kerusuhan pun pecah karena teriakan itu. Tepat pukul 19.00 WIB, massa saling kejar berlarian ke arah utara di Jalan Cik Di Tiro. Tampak terjadi aksi pemukulan di lokasi.
Polisi yang berjaga beberapa kali berusaha mengamankan situasi. Namun teriakan provokasi berkali kali menggagalkan upaya mengondusifkan situasi. Berkali-kali aksi saling tantang terus terjadi.
Sekitar 30 menit situasi perlahan mulai kondusif. Massa kembali ke perempatan berusaha melanjutkan aksi. Konsolidasi dengan polisi pun masih belum menemui titik terang. Personel TNI pun muncul di lokasi.
