Seekor anjing jenis Siberian Husky tercebur sumur sedalam 10 meter di wilayah Babarsari, Caturtunggal, Sleman. Tim penyelamat dari Polda DIY pun turun tangan mengevakuasi si Husky malang tersebut.
Danru 3 unit Pammat Subdit Gasum Ditsamapta Polda DIY, Bripka Hindriya Dinata menceritakan, insiden ini terjadi pagi tadi. Kejadian ini dilaporkan oleh seorang warga sekitar, pihaknya pun langsung turun tangan mengevakuasi si Husky.
"Untuk pemiliknya Pak Hidayat, kalau nggak salah tadi namanya. Terus kemudian ada laporan bahwa ada anjing kecebur di Sumur. Kami terus kemudian persiapan untuk mendatangi TKP," jelas Hindriya saat dihubungi detikJogja, Jumat (14/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Hindriya mengatakan, sumur tersebut bukan di lingkungan rumah pemilik Husky, melainkan di lingkungan rumah terbengkelai. Bibir sumur pun rata dengan tanah dan hanya ditutupi terpal.
Menurut keterangan pemilik, Husky tersebut sebelum tercebur sumur, sempat mengejar kucing. Tak mengetahui adanya sumur itu, akhirnya si Husky tercebur.
"Bukan (sumur milik pemilik anjing), jadi itu kalau informasinya tadi itu sempat dicari kok nggak ada, terus ke kebun. Soalnya pas lari, nggak tahu dipegangin atau cuma freehand, tadi ngejar kucing katanya seperti itu," papar Hindriya.
"Terus kebetulan masuk ke lahan ini gitu. Lahan pekarangan orang, tapi masih kosong gitu loh Mas. Cuma rumputan liar gitu di samping-sampingnya. Kemudian di atas sumurnya itu kan cuma ditutup terpal, nah mungkin ngejarnya sampai ke situ, dia masuk, gitu," lanjutnya.
Proses Evakuasi 30 Menit
Setibanya di tempat kejadian, kata Hindriya, didapati anjing Husky tersebut masih dalam keadaan hidup meski kedalaman sumur diperkirakan lebih dari 10 meter. Tim kemudian melakukan asesmen dilanjutkan dengan persiapan alat.
Tim penyelamat harus memutar otak lantaran kondisi sumur yang hanya berdiameter 80 cm. Akhirnya metode penyelamatan yang dipakai adalah dengan mengirim satu personil masuk ke dalam sumur. Hindriya sendiri yang turun mengambil tugas itu.
"Maka kami gunakan alat bantu pernapasan tadi. Itu metode yang kami gunakan vertical rescue untuk penggunaan alat pengaman ada tripod, kemudian tali utama maupun tali backup," papar Hindriya.
"Itu (usia) sekitar mungkin 1 tahunan lah mungkin sekitar itu, tapi udah gede. Kalau saya angkat tadi kan sekitar 30-an kg lah, soalnya kan saya angkat manual kan. Sedangkan sumurnya kan cuma lubang sekitar diameter 80 cm, kalau saya gendong tentunya nggak muat," sambungnya.
Hindriya mengatakan, Husky tersebut sempat panik saat ia jemput. Namun tak berselang lama si Husky bisa tenang dan akhirnya dipakaikan tali strap agar bisa ditarik dari atas. Operasi penyelamatan ini setidaknya memakan waktu 30 menit, Husky pun berhasil dievakuasi dengan selamat.
"Posisi di dalam sempat panik juga, tapi kalau untuk petugas alhamdulillah tidak. Terus kemudian berhasil kita evakuasi dengan aman, selamat, baik petugas maupun anjingnya, tadi saya sendiri yang masuk," jelas Hindriya.
"(Anjing panik) Soalnya yo malah yang pemiliknya tadi manggil-manggil terus toh. Jadi kaya pengin ya mendekat, segera ditolong gitu. Tapi ya kebetulan juga sampai bawah saya anjingnya udah bisa tenang, terus saya ikat pakai strap pengaman," imbuhnya.
Usai kejadian ini, Hindriya pun mengarahkan aparat desa setempat untuk menutup sumur itu agar tak lagi memakan korban.
"Itu kami juga tadi sarankan ke warga sekitar karena pemilik lahan itu nggak tahu punyanya siapa, tapi kami sarankan juga untuk nutup bibir sumurnya, soalnya itu kan rata dengan tanah toh Mas. Nanti mau ditindaklanjuti untuk laporan ke Pak RT," pungkasnya.
