Makanan yang masuk ke tubuh kita akan diolah menjadi nutrisi dan sisanya dibuang. Salah satu organ yang bertugas memproses hal tersebut adalah ginjal.
Ketika fungsi ginjal terganggu, kemampuan tubuh dalam membuang zat juga ikut menurun. Hasilnya? Cairan dapat menumpuk dan memicu gangguan kesehatan.
Kondisi inilah yang membuat penderita penyakit ginjal tidak bisa sembarangan memilih menu makanan sehari-hari. Tentunya, pantangan pasien beragam tergantung hasil analisis laboratorium mengenai tingkat keparahan.
Lantas, orang sakit ginjal tidak boleh makan apa saja? Berikut lima makanan yang perlu dibatasi atau dihindari.
5 Pantangan Makanan untuk Orang Sakit Ginjal
Dilansir Puskesmas Meninting, penderita gagal ginjal perlu menghindari atau membatasi makanan tinggi natrium, kalium, fosfor, serta konsumsi protein berlebihan. Makanan olahan juga perlu diwaspadai karena umumnya mengandung garam dan bahan tambahan dalam jumlah tinggi.
1. Makanan Tinggi Natrium atau Garam
Pantangan pertama bagi penderita penyakit ginjal adalah makanan tinggi natrium. Natrium berlebih membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi tersebut dapat memicu pembengkakan, meningkatkan tekanan darah, dan memperberat kerja ginjal.
Makanan tinggi natrium yang perlu dibatasi antara lain:
- Mie instan
- Kerupuk asin
- Makanan cepat saji
- Ikan asin
- Telur asin
- Keju
- Saus dan kecap berlebihan
- Sosis dan nugget
Jika tetap ingin menikmati garam, maka pasien harus menggantinya dengan bahan rempah-rempah alami. Misalnya dengan bawang putih, serai, dan perasan jeruk nipis yang tidak berlebihan
2. Makanan Tinggi Kalium
Apa itu kalium? Kalium merupakan mineral yang berperan dalam menjaga fungsi saraf, otot, serta irama jantung.
Kadar kalium yang terlalu tinggi di dalam darah menyebabkan tubuh merasa lemah. Oleh sebab itu, penderita penyakit ginjal tertentu perlu membatasi makanan tinggi kalium karena tidak bisa diproses dengan normal.
Contoh makanan tinggi kalium meliputi:
- Pisang
- Alpukat
- Semangka
- Jeruk
- Kentang
- Ubi
- Bayam
- Olahan susu
3. Makanan Tinggi Fosfor
Dilansir Fresenius Kidney Care, fosfor dibutuhkan untuk membentuk tulang dan gigi. Akan tetapi ketika fungsi ginjal menurun, mineral bakal menumpuk dan menyebabkan kelebihan fosfor. Efeknya, tulang menjadi lemah.
Berikut makanan yang tinggi fosfor sehingga asupannya perlu dijaga:
- Susu
- Keju
- Yoghurt
- Ice cream
- Puding
- Sarden
- Kacang-kacangan
- Biskuit
- Sosis
- Cokelat
- Bir
- Pizza
- Kue kering
Selain itu, penderita ginjal harus memahami betul jika membeli makanan dalam kemasan. Perhatikan ada tidaknya kata 'fosfat' atau 'phosphate' di bagian komponen sebagai tanda suatu makanan mengandung fosfor.
4. Protein dalam Jumlah Berlebihan
Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh dan metabolismenya. Namun, penderita gagal ginjal tak boleh mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan.
Makanan tinggi protein yang perlu dikontrol porsinya antara lain:
- Daging sapi tanpa lemak
- Daging kambing tanpa lemak
- Ayam
- Tahu tempe
- Ikan
- Telur
- Jeroan
- Makanan laut
5. Makanan Olahan dan Minuman Tinggi Gula
Menurut keterangan dari Healthline, makanan olahan cenderung mengandung natrium, gula, fosfor tambahan, dan lemak dalam jumlah tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, maka makanan ini dapat menambah beban kerja ginjal.
Contoh makanan olahan dan minuman tinggi gula yang perlu dibatasi adalah:
- Daging olahan
- Jus dengan gula berlebih
- Spageti saus
- Camilan kemasan
- Coklat
- Minuman bersoda
- Minuman energi
- Teh kemasan
- Sirup
- Kopi dengan gula dan krimer berlebihan
Makanan untuk Menjaga Kesehatan Ginjal
Ada beberapa makanan yang dinilai baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Sebab, sebagaimana detikers ketahui, mempunyai penyakit ginjal bukan berarti tidak boleh menikmati makanan yang bervariasi.
Pilihan bahan pangan tetap beragam, tetapi jenis dan porsinya perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan medis. Berikut makanan yang dapat dikonsumsi untuk menjaga kesehatan ginjal:
1. Apel
Apel adalah salah satu pilihan buah karena kandungan kaliumnya relatif lebih rendah dibandingkan buah lain. Buah ini juga mengandung serat yang membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.
2. Nanas
Nanas baik untuk ginjal karena tinggi kalium. Buah ini mengandung serat, vitamin C, magnesium, dan bromelain.
3. Kembang Kol
Kembang kol mengandung vitamin C, vitamin K, dan asam folat. Sayuran ini dapat diolah dengan cara dikukus, direbus, atau ditumis.
4. Bawang Putih
Bawang putih mengandung vitamin C, vitamin B6, serta senyawa sulfur yang baik untuk kesehatan ginjal.
5. Ikan Tinggi Omega 3
Ikan seperti tuna dan salmon mengandung asam lemak omega-3. Nutrisi tersebut dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah yang berkaitan erat dengan fungsi ginjal.
6. Buah Beri
Buah beri, khususnya bluberi mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Oleh karena itu, ia masuk daftar makanan yang baik dikonsumsi guna menjaga kesehatan ginjal.
7. Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh yang mempunyai nama asam oleat dan bebas fosfor. Asam oleat memiliki sifat antiinflamasi dan membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Di sisi lain, karena bebas fosfor, minyak zaitun tidak membuat kinerja ginjal semakin berat.
Apakah Pasien Penyakit Ginjal Harus Banyak Minum?
Kebutuhan cairan penderita ginjal tidak bisa disamakan dengan orang yang tidak terkena. Orang dengan ginjal sehat memang perlu menjaga hidrasi, tetapi pasien dengan penurunan fungsi ginjal justru perlu membatasi cairan.
Oleh sebab itu, anjuran minum delapan gelas sehari tidak selalu tepat untuk semua penderita penyakit ginjal. Jumlah cairan perlu mengikuti arahan dokter masing-masing.
Demikian, informasi terkait larangan dalam makanan atau minuman pengidap penyakit ginjal. Sebaiknya hindari makanan-makanan tersebut agar kondisi bisa kembali pulih. Semoga bermanfaat.
Artikel ini ditulis oleh Ovilia Putri Ramadhani Mahasiswa Magang Pendidikan di detikcom
Simak Video "Video: 10 Wilayah Tertinggi Kekeringan, Kabupaten di Pulau Jawa Mendominasi"
(num/apu)