Belalang Sembah dan Kembara Itu Sama atau Beda? Begini Penjelasannya!

Belalang Sembah dan Kembara Itu Sama atau Beda? Begini Penjelasannya!

Ovilia Putri Ramadhani - detikJogja
Selasa, 21 Jul 2026 10:47 WIB
Ilustrasi Belalang Sembah
Ilustrasi Belalang Sembah (Foto: Janan/Unsplash)
Jogja -

Belalang sembah dan kembara sering dianggap sebagai serangga yang sama karena keduanya memiliki tubuh memanjang, kaki belakang yang kuat, dan kerap ditemukan di sekitar tanaman. Padahal, sebenarnya secara ilmiah, keduanya merupakan serangga yang berbeda.

Dirujuk dari paper berjudul Mantodea phylogenomics provides new insights into X-chromosome progression and evolutionary radiation tulisan Hangwei Liu dkk, belalang sembah termasuk dalam ordo Mantodea. Di sisi lain, belalang kembara yang dikenal dengan nama Locusta migratoria termasuk dalam ordo Orthoptera.

Banyak sekali perbedaan klasifikasi yang menunjukkan bahwa keduanya bukan satu jenis, meskipun sama-sama masuk dalam kelas Insecta atau serangga. Lantas, apa saja perbedaan belalang sembah dan belalang kembara? Berikut penjelasan ilmiahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa itu Belalang Sembah?

Belalang sembah adalah sebutan umum untuk mengenal nama lain ordo Mantodea. Nama ini berasal dari posisi kedua depan yang terlipat di depan tubuhnya sehingga terlihat seperti sedang berdoa atau menyembah.

ADVERTISEMENT

Ada banyak spesies belalang sembah dengan nama berbeda.Menurut catatan Amateur Entomologists Society, kasarnya, ada 2.300 spesies belalang sembah yang tersebar di seluruh dunia.Di antaranya adalah Mantis religiosa, Creobroter gemmatus, dan Deroplatys desiccata.

Kaki belalang sembah ini telah mengalami perubahan atau modifikasi menjadi kaki model pencengkram atau raptorial legs. Bagian tersebut dilengkapi duri tipis yang digunakan untuk menangkap mangsa atau menahan serangga lain untuk di mangsa nya.

Belalang sembah biasa berburu dengan berdiam diri dengan menyamarkan tubuhnya di dekat ranting tu pohon-pohon agar tidak terlihat. Ketika mangsanya muncul, belalang sembah akan menggunakan kaki depannya untuk menerkam.

Apa itu Belalang Kembara?

Dirujuk dari artikel jurnal Fakta dan Analisis Awal Ledakan Populasi di Provinsi Lampung tulisan Sudarsono H, belalang kembara adalah serangga hama dengan nama ilmiah Locusta migratoria manilensis. Belalang ini termasuk dalam ordo Orthoptera dan famili Acrididae.

Di Indonesia, belalang ini dikenal sebagai salah satu spesies yang mampu mengalami perubahan perilaku dan bentuk populasi. Dalam kondisi tertentu, belalang yang semula hidup menyendiri dapat berkumpul dan membentuk kawanan besar bersama belalang kembara lainnya.

Secara biologis, belalang kembara memiliki tiga populasi.

  1. Fase pertama adalah soliter, yakni pada saat total belalang masih sedikit dan setiap individu cenderung hidup sendiri. Pada kondisi ini belalang belum menimbulkan kerusakan ekonomi yang serius.
  2. Fase kedua adalah transien, yakni ketika jumlah populasi perlahan mulai meningkat dan belalang membentuk kelompok-kelompok kecil dulu.
  3. Fase terakhir atau puncaknya, kelompok-kelompok kecil yang awal tadi mulai bergabung menjadi gerombolan besar. Perilakunya menjadi lebih lincah nakal dan rakus sehingga lahan pertanian yang dilewati berisiko mengalami kerusakan berat.

Belalang kembara menyerang terutama pada tanaman dari kelompok rumputan atau gramineae.

Apakah Belalang Sembah dan Kembara Sama?

Tidak. Keduanya adalah jenis serangga yang berbeda. Kedua belalang ini hanya sama-sama dalam serangga saja. Perbedaan antara kedua belerang ini juga sangat terlihat dari bentuk tubuh dan cara memperoleh makanan.

Belalang sembah memiliki kaki depan mirip posisi orang berdoa yang terlipat di depan menghadap tubuhnya untuk digunakan mencengkeram mangsa atau hewan lain. Sementara itu, belalang kembara memiliki kaki belakang panjang yang digunakan untuk melompat dari tanaman satu ke tanaman lain.

Dari segi makanan juga berbeda. Belalang sembah merupakan predator yang memangsa serangga lain, sedangkan belalang kembara bertahan hidup dengan makan tumbuh-tumbuhan, seperti jagung, padi, dan rumput.

Perbedaan Perilaku Belalang Sembah dan Belalang Kembara

Selain perbedaan bentuk tubuh, dua belalang ini juga mempunyai perbedaan perilaku yang sangat signifikan. Belalang sembah cenderung hidup sendiri tanpa membutuhkan gerombolan dan hanya mengandalkan kemampuan kamuflase tubuhnya yang berwarna hijau.

Berbeda halnya dengan belalang kembara memiliki perilaku lebih agresif. Sebenarnya, makhluk ini bisa saja hidup secara individu, tetapi kondisi lingkungan tertentu dapat mendorong perubahan perilakunya menjadi berkelompok. Individu pada fase tersebut tertarik satu sama lain dan dapat membentuk kelompok yang bergerak bersama.

Mengapa Keduanya Disebut Belalang?

Belalang sembah dan belalang kembara sering dianggap sama karena memiliki sejumlah kemiripan fisik, seperti tubuh yang memanjang, bersayap, serta sekilas tampak menyerupai satu sama lain. Kemiripan inilah yang membuat belalang sembah menggunakan kata "belalang" dalam nama umumnya.

Namun, secara ilmiah belalang sembah tidak termasuk dalam ordo yang sama dengan belalang kembara. Oleh karena itu, nama umum tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan apakah dua hewan merupakan jenis yang sama, meskipun sama-sama memiliki sebutan "belalang".

Nah, itu dia sejumlah perbedaan belalang sembah dan belalang kembara. Jadi detikers jangan salah lagi ya! Semoga informasi ini bermanfaat.

Artikel ini ditulis oleh Ovilia Putri Ramadhani Mahasiswa Magang Pendidikan di detikcom



(num/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads