Tabrak Lari Hebohkan Hajatan di Cangkringan Berakhir Damai

Tabrak Lari Hebohkan Hajatan di Cangkringan Berakhir Damai

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 20 Jul 2026 06:15 WIB
ilustrasi kecelakaan mobil dan truk, tabrakan
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
Sleman -

Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dump dan mobil Honda CRV di Jalan Pakem-Kalasan, Sleman, berakhir damai. Pihak kepolisian memastikan insiden yang sempat viral di media sosial karena diduga tabrak lari tersebut diselesaikan melalui jalur mediasi atau restorative justice (RJ).

Peristiwa tersebut tepatnya terjadi di selatan Simpang Empat Bronggang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (18/7/2026) malam sekitar pukul 19.40 WIB.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum karena tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah selesai dengan mediasi, selesai dengan RJ. Tidak ada yang luka, cuma serempetan saja," ujar Argo saat dikonfirmasi pada Minggu (19/7/2026) siang.

ADVERTISEMENT

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, video pascakecelakaan tersebut sempat menghebohkan jagat maya setelah diunggah oleh sejumlah akun media sosial, termasuk akun Facebook Merapi_News. Dalam rekaman video yang beredar, terdengar jeritan histeris dari warga di sekitar lokasi yang kebetulan sedang menghadiri sebuah acara hajatan.

Video itu juga merekam momen saat truk dump berukuran besar langsung bergegas meninggalkan lokasi kejadian, hingga sempat dikejar oleh warga sekitar dengan berlari.

Menanggapi hal tersebut, Iptu Argo menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah selatan menuju utara. Namun, pengemudi truk diduga berkendara terlalu ke kanan hingga memakan lajur lawan.

Di saat yang bersamaan, sebuah mobil Honda CR-V datang dari arah berlawanan (utara ke selatan). Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, senggolan antar kedua kendaraan tersebut tidak dapat dihindarkan.

Pengemudi Truk Sempat Diamankan

Terkait narasi truk yang kabur dari lokasi kejadian, Argo membenarkan bahwa sopir truk sempat meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah tabrakan terjadi. Namun, polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan yang bersangkutan.

"Pengemudi truk sempat meninggalkan lokasi. Kemudian berhasil diamankan petugas di kediamannya," tambah Argo.

Meski sempat diamankan, kasus ini langsung diarahkan ke forum mediasi setelah diketahui bahwa insiden tersebut hanya mengakibatkan kerugian material berupa kerusakan kendaraan (serempetan), tanpa adanya korban luka maupun korban jiwa.

Belajar dari insiden ini, Polresta Sleman mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk selalu tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Polisi juga mengingatkan agar pengendara tidak panik dan tidak melarikan diri jika terlibat kecelakaan.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, berkendara di lajur yang benar, serta tidak meninggalkan lokasi apabila terlibat kecelakaan. Segera laporkan setiap kejadian kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat dan sesuai prosedur," pungkas Argo.



(ahr/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads