Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan yang menewaskan seorang juru parkir (jukir) S (64) di Jalan Monjali atau Nyi Condrolukito, Sleman. Jukir itu tewas ditabrak dua mobil, penabrak pertama masih dicari polisi.
"Saat ini penyidik masih mendalami kronologi kejadian, termasuk terkait keberadaan pengemudi pada benturan pertama setelah kecelakaan," ujar Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro saat dihubungi, Jumat (17/7/2026).
Polisi menyatakan masih melakukan penyelidikan dan belum bisa menyimpulkan bahwa peristiwa ini merupakan kasus tabrak lari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami belum dapat menyimpulkan adanya dugaan tabrak lari sebelum proses penyelidikan selesai. Sementara ini penyidik masih mencari CCTV terjelas di sekitar lokasi kejadian," tegasnya.
Diketahui, kecelakaan terjadi di Jalan Monjali atau Nyi Condrolukito masuk wilayah Dusun Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Kamis (16/7) pukul 18.01 WIB.
Korban yang saat itu sedang menyeberang jalan ditabrak oleh mobil hingga terpental ke jalur berlawanan. Di jalur itu korban kembali tertabrak mobil Toyota Agya.
Korban diketahui berinisial S (64), warga Tegalrejo, Kota Jogja, yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir. Korban tewas dalam perawatan di RSUP Dr Sardjito.
"Betul, korban meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di RSUP Dr Sardjito," kata Argo.
Sementara pengendara Toyota Agya berinisial AF (23), warga Bekasi, bersama penumpangnya SN (53), juga warga Bekasi, tidak mengalami luka.
