Purbaya Pernah Jajal Mitos Beringin Alkid: Kayaknya Gua Jadi Menteri Nih

Purbaya Pernah Jajal Mitos Beringin Alkid: Kayaknya Gua Jadi Menteri Nih

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 16 Jul 2026 20:49 WIB
Menkeu Purbaya bertemu Sultan HB X di Kepatihan.
Menkeu Purbaya bertemu Sultan HB X di Kepatihan. Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pernah menjajal mitos masangin di Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Jogja. Saat menjajal 'masangin', ia terus mengucap keinginannya di dalam hati, yaitu ingin menjadi menteri.

Seperti diketahui, di Alkid terdapat ritual mitos Masangin, yaitu siapa saja yang berhasil berjalan di antara dua beringin kembar Alkid dengan mata tertutup, maka keinginan dan hajatnya akan terkabul.

Dikutip laman visitingjogja.jogjaprov.go.id, tradisi Masangin sudah ada sejak Kesultanan Yogyakarta berdiri. Awalnya Masangin dilakukan saat tradisi topo bisu yang dilakukan setiap malam 1 suro. Tradisi Topo Bisu dilakukan oleh para prajurit dan abdi dalem dengan mengelilingi benteng tanpa mengucap satu kata pun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para prajurit dan abdi dalem dengan pakaian adat jawa berbaris rapi. Mereka memulai ritual Topo Bisu dari halaman Keraton menuju pelataran alun-alun lalu melewati kedua beringin kembar tersebut. Hal tersebut diyakini untuk mencari berkah dan meminta perlindungan dari serangan musuh. Dari situlah mitos Masangin berkembang.

ADVERTISEMENT

Purbaya blak-blakan mengaku pernah mencoba Masangin. Hal itu ia ceritakan dalam sambutannya di acara Penyerahan Ekosistem Bekalista di Sasana Hinggil Dwi Abad, Alun-alun selatan Keraton Jogja, sore tadi.

Kala itu Purbaya yang masih menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) sedang piknik ke Jogja. Alkid menjadi salah satu destinasi yang ia kunjungi.

Purbaya saat itu menuju Alkid dengan naik becak. Tukang becak itu pun menantang Purbaya untuk mencoba Masangin.

"Nah waktu itu tukang becaknya bilang, kalau bapak tutup mata, jalan terus bisa berakhir (melewati) di tengahnya, apa yang bapak inginkan bisa tercapai. Oh yang bener? Ya sudah saya coba," kata Purbaya di Sasana Hinggil Dwi Abad, Alun-alun Selatan Keraton Jogja, Kamis (16/7/2026),

Namun, Purbaya tak memungkiri sempat skeptis soal mitos itu. Ia tetap mencobanya dengan rasa optimis lantaran jarak kedua beringin itu cukup lebar.

"Ya saya tutup mata, saya jalan, terus apa, coba? (Dalam hati berdoa) 'jadi menteri, jadi menteri, jadi menteri, jadi menteri.' Sampai di tengah, wah bener nih, kayaknya gua jadi menteri nih," kenang Purbaya diiringi gelak tawa yang juga disahut hadirin dalam acara tersebut.

Usai kejadian itu, Purbaya pun tak terlalu memikirkan bahkan malah melupakannya. Tapi siapa sangka, 8 September 2025 lalu, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Purbaya sebagai Menteri Keuangan RI.

"Padahal (dulu mikir) mana mungkin (jadi menteri). Jalurnya jauh, saya di maritim dulu, hubungan politik nggak ada sama sekali, dan di BI juga di belakang," terangnya.

"Tapi itu memberi contoh, bahwa hal yang masa lalu, yang untung boleh kita ambil lah," pungkas Purbaya.



(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads