Telan Rp 307 M, Begini Penampakan Luar Dalam Gedung Baru DPRD DIY

Telan Rp 307 M, Begini Penampakan Luar Dalam Gedung Baru DPRD DIY

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 16 Jul 2026 16:17 WIB
Penampakan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari Jogja
Penampakan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari Jogja. Foto: Dok DPRD DIY
Jogja -

Pembangunan Gedung DPRD DIY baru di Jalan Kenari, Umbulharjo, Kota Jogja, sudah hampir rampung. Fasilitas gedung seperti eskalator hingga lift sudah terpasang di gedung megah bernuansa putih itu.

Gedung dewan ini berdiri di atas tanah seluas 51.174 meter persegi. Luas bangunannya mencapai 26.336 meter persegi. Dari luar, seluruh bangunan tampak berwarna putih dengan halaman yang luas.

Masuk ke area gedung, nuansa putih semakin terasa. Sebuah fasad yang bernuansa sangat Jogja menyambut di lobi. Fasad itu diapit dua tangga dengan bentuk pegangan melingkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo Joga, Kamis (16/7/2026).Gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo Joga, Kamis (16/7/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

Di tengah gedung, terdapat selasar panjang yang luas dan terang. Di kanan-kirinya terlihat tangga-tangga dengan pegangan teralis besi. Terlihat pula eskalator dan lift yang telah terpasang.

Sekretaris DPRD DIY selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung, Yudi Ismono menjelaskan berdasarkan laporan progres pelaksanaan pekerjaan pada pekan ke-69 per 12 Juli 2026, realisasi pembangunan telah mencapai 81,7%.

ADVERTISEMENT

"Melampaui target rencana sebesar 80,3 % atau mengalami deviasi positif sebesar 1,3 %," jelas Yudi saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).

Fokus pekerjaan selanjutnya, kata Yudi, berfokus pada penyelesaian, interior, pengadaan mebel, serta penataan landscape halaman.

Area dalam gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo. Fotor diunggah Kamis (16/7/2026)Area dalam gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo. Fotor diunggah Kamis (16/7/2026) Foto: dok. DPRD DIY

Telan Rp 307 M

Dari sisi anggaran, terdapat penambahan anggaran dari addendum kontrak, yang semula kontrak awal senilai Rp 293 miliar menjadi Rp 307 miliar. Meski begitu, kata Yudi, naiknya nilai kontrak itu bukan karena dampak eskalasi kenaikan harga.

"Yang membuat jadi penambahan itu, satu disebabkan karena adanya penyesuaian-penyesuaian kondisi existing ya dari pembangunan gedung. Terus yang kedua, terdapat juga di sisi teknis, itu ada gambar kerja, tetapi di RAB-nya nggak ada," papar Yudi.

"Yang ketiga, ada pekerjaan tambah antara lain yang sebelumnya tidak ada, pedestrian, ini sekarang ada pedestrian. Jadi, dari jalan aspal masuk itu sekitar 1,8 meter menjorok ke dalam. Yang keempat, yang sebelumnya tidak ada, pagar, maka ada pagar keliling dari kompleks DPRD," imbuhnya.

Area dalam gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo. Fotor diunggah Kamis (16/7/2026)Area dalam gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo. Fotor diunggah Kamis (16/7/2026) Foto: dok. DPRD DIY

Adapun penambahan anggaran tersebut, lanjut Yudi, sudah tertera dalam kontrak yang memperkenankan adanya penambahan anggaran 10% dari nilai kontrak awal.

Bahkan saat kondisi harga bahan bangunan yang melambung akibat perang di Timur Tengah, Yudi memastikan kondisi itu tak berpengaruh pada anggaran pembangunan gedung yang seluruhnya menggunakan APBD.

"Karena saya menerapkan prinsip manajemen proyek bahwa khususnya MOS, material on site. MOS yang terdiri dari beberapa item, contohnya adalah lift, eskalator, AC, diesel, itu sudah saya paksa untuk disediakan di Desember 2025 yang lalu, sebelum ada yang perang," ujarnya.

Area dalam gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo. Fotor diunggah Kamis (16/7/2026)Area dalam gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo. Fotor diunggah Kamis (16/7/2026) Foto: dok. DPRD DIY

"Itu mungkin yang berbeda dengan yang lainnya. Kalau yang sebetulnya ketika barang itu sampai di tempat kita, di lokasi kita, itu tidak masuk dalam hitungan progress. Ibaratnya mereka nalangi gitu loh," lanjut Yudi.

Gedung setinggi 4 lantai plus basemen itu menurut Yudi, sesuai kontrak akan diserahterimakan pada di 6 Desember 2026.

"Tetapi nanti sepanjang waktu di Desember itu kan kita harus mencermati apa-apa yang masih kurang dan sebagainya, artinya kita pastikan di Januari-Februari 2027 (sudah pindah)," pungkasnya.



(afn/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads