Perbaikan Jalan Affandi atau Gejayan hingga kawasan Demangan yang dimulai sejak 13 Juli lalu berdampak kemacetan lalu lintas. Kendaraan mengular di ruas jalan yang diberlakukan sistem contraflow.
Pantauan detikJogja di lokasi sekitar pukul 17.45 WIB, Kamis (16/7/2026), kemacetan terjadi di ruas Jalan Affandi yang sedang diperbaiki. Antrean kendaraan mengular sekitar 500 meter, dari simpang tiga Jalan Alamanda hingga simpang Gang Hortensia dan Jalan Selokan Mataram.
Sementara itu, arus lalu lintas di ruas jalan yang tidak diberlakukan contraflow relatif lancar. Selain ada pekerjaan perbaikan jalan, perlambatan arus kendaraan juga dipicu kendaraan yang keluar masuk dari gang di sekitar lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pedagang angkringan di sekitar lokasi, Mardi, mengatakan kemacetan mulai terjadi dalam dua hari terakhir.
"Iya bikin macet ini dimulai dari tadi malam. Sudah dua hari ini. Kadang macetnya itu sampai Ring Road (Simpang Empat Condongcatur) sampai sini," ujar Mardi kepada detikJogja di lokasi, Kamis (16/7/2026).
Mardi mengatakan, kemacetan paling parah biasanya terjadi saat pekerjaan perbaikan dimulai pada malam hari maupun ketika jam pulang kerja.
"Biasanya jam 21.00 WIB ke atas, terus jam 16.00 WIB sampai 17.00 WIB itu lumayan, karena pas tikungan masuk jalan gang juga. Kalau siang paling macetnya cuma sekitar sini," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Jalan Affandi atau Gejayan hingga Demangan akan dilaksanakan pemeliharaan berkala mulai tanggal 13 Juli mendatang. Berikut rekayasa lalu lintasnya.
Dilansir akun Instagram resmi Satlantas Polresta Sleman @satlantas_sleman, pemeliharaan berkala tersebut akan dilaksanakan selama 20 hari. Yaitu mulai Senin, 13 Juli 2026 mulai pukul 21.00 WIB - 05.00 WIB. detikJogja sudah diizinkan untuk mengutip postingan tersebut.
"Pekerjaan akan dikebut pada malam hari mulai pukul 21.00 s.d. 05.00 WIB guna meminimalisir kemacetan di siang hari," tulis akun Sat Lantas Polresta Sleman, dilihat detikJogja pada Rabu (8/7/2026).
Maka itu, Sat Lantas Polresta Sleman akan memberlakukan rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan menutup penuh jalur sisi timur. Sementara itu, kendaraan dari kedua arah akan melintas menggunakan sistem contraflow di jalur sisi barat.
"Akan diberlakukan penutupan total (tutup full) pada jalur sisi timur. Arus lalu lintas dialihkan menggunakan sistem contraflow di sisi barat. Petugas Lapangan: Flagman (petugas pengatur jalur) akan disiagakan di lokasi untuk membantu mengarahkan pengendara," lanjut postingan tersebut.
Satlantas Polresta Sleman juga mengimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi kawasan proyek. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan, mematuhi rambu-rambu maupun arahan petugas di lapangan.
"Himbauan bagi Pengguna Jalan: Harap tetap berhati-hati, kurangi kecepatan saat melintasi area proyek, dan patuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan. Jika memungkinkan, gunakan jalur alternatif lain selama proyek berlangsung demi kelancaran perjalanan Anda," tutup postingan itu.

Komentar Terbanyak
Saran Pakar UGM soal Polemik Jogja Last Friday Ride
Daftar Negara Lolos Semi Final Piala Dunia 2026: Isinya Rank 1-4 FIFA!
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol ke Final Usai Sikat Prancis 2-0