Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X kembali bekerja usai cuti selama sepekan untuk medical check up. Sultan mengungkap dirinya harus melakukan pemeriksaan kesehatan setidaknya setiap enam bulan.
Sultan mengaku, usia yang semakin menua menjadi faktor utama intensitas medical check up-nya menjadi lebih sering.
"Lho wong saya kan boleh, untuk check up kan boleh," terang Sultan usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi DIY, Kamis (2/7).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lha tahu diri lah, saya itu selalu check up setahun sekali. Tapi kalau sekarang nggak berani, ya 6 bulan sekali, kan gitu. Wong jaga-jaga kesehatannya sendiri," sambungnya.
Sultan menegaskan jika alasannya mengambil cuti sepekan bukan karena sakit, namun murni untuk medical check up.
"Lah iya (bukan karena sakit), ya untuk check up itu penting gitu, ngukur. Usia kan bertambah," terang gubernur sekaligus Raja Keraton Jogja berusia 80 tahun tersebut.
Sebelumnya, Sultan menjalani cuti selama sepekan karena alasan kesehatan. Sultan menunjuk Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X sebagai pelaksana tugas harian (Plh) Gubernur DIY. Penunjukan Plh merupakan mekanisme yang normal dalam tata kelola pemerintahan.
"Hal yang sangat wajar dan lumrah jika pimpinan lembaga sedang berhalangan melaksanakan tugas dengan alasan apa pun. Entah itu karena sakit, kunjungan tugas, maupun cuti, maka tugas harian akan dicover oleh wakilnya. Ini proses yang sangat prosedural dan normal saja dalam birokrasi pemerintahan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6).
Dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait surat penunjukan Plh Gubernur DIY yang berlaku pada 24 Juni hingga 1 Juli 2026.
"Keputusan ini bukan kebijakan baru maupun langkah politik tertentu, melainkan pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Setiap kepala daerah yang berhalangan sementara wajib menunjuk Pelaksana Harian agar fungsi pemerintahan tetap berjalan dan tidak terjadi kekosongan kewenangan," ujarnya.
Ni Made juga meluruskan spekulasi yang berkembang terkait kondisi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dia memastikan Sultan hanya menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Jadi agenda utama Bapak Gubernur saat ini adalah untuk medical check up saja," jelasnya.
(apu/ahr)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya