Ada Kirab Suran Mbah Demang Nanti Malam, Jalan Godean KM 5 Ditutup

Ada Kirab Suran Mbah Demang Nanti Malam, Jalan Godean KM 5 Ditutup

Tim detikJogja - detikJogja
Selasa, 23 Jun 2026 17:05 WIB
Informasi penutupan di Jalan Godean KM 5.
Informasi penutupan di Jalan Godean KM 5. Foto: Dok. Instagram @satlantas_sleman
Jogja -

Upacara adat tradisi kira Suran Mbah Demang akan digelar di Kalurahan Banyuraden malam nanti. Informasi penutupan dan pengalihan arus serta tata tertib pengunjung diumumkan lewat media sosial.

Dalam akun instagram @satlantas_sleman diinformasikan agar menghindari ruas jalan Godean KM 5 mulai dari perempatan Patran sampai perempatan Ringroad Demakijo mulai pukul 20.00 WIB.

"Sebanyak kurang lebih 1500 Bregada Kaprajuritan dan Kesenian akan mengikuti kirab mengawal dua buah Gunungan dan Pusaka-Pusaka peninggal Eyang Demang Cokrodikromo, mulai dari Kantor Kalurahan Banyuraden menuju Rumah Tabon/ Situs Ki Demang di Modinan (Jalan Godean KM 5), pada Selasa, 23 Juni 2026 mulai pukul 20.00 WIB s.d selesai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada masyarakat pengguna jalan agar menghindari ruas jalan Godean KM 5 mulai Perempatan Patran sampai Perempatan Ringroad Demakijo, atau mencari jalan alternatif lainnya," tulis pengumuman yang dikutip detikJoga, Selasa (23/6/2026).

Informasi penutupan di Jalan Godean KM 5.Informasi penutupan di Jalan Godean KM 5. Foto: Dok. Instagram @satlantas_sleman

ADVERTISEMENT

Dalam unggahan tersebut juga disebutkan sejumlah imbauan dari panitia terkait tata tertib penonton yang datang, yaitu:

  • Menjaga barang bawaan masing-masing terutama HP dan dompet.
  • Menjaga kebersihan sepanjang lokasi kirab/dilarang membuang sampah sembarangan.
  • Bagi yang membawa anak, harap dijaga dan selalu dalam jangkauan
  • Turut menjaga kondusifitas selama jalannya prosesi upacara adat dan kirab
  • Selama prosesi segala bentuk tindakan kriminal akan diproses sesuai aturan yang berlaku.


Untuk diketahui, dikutip dari laman resmi banyuradensid.slemankab.go.id, kirab Suran Mbah Demang merupakan tradisi menyambut bulan suro. Dalam kirab akan ada dua buah gunungan yang tersusun dari daun pisang, lombok abang, kacang panjang, wortel, jambu air merah, buah labu, terong ungu dan buah nanas sebagai mahkotanya. Selain itu juga dibawa sejumlah pusaka peninggalan Mbah Demang.



(alg/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads