Perkara Jaket Berujung ABG Gunungkidul Jadi Bulan-bulanan 10 Orang

Perkara Jaket Berujung ABG Gunungkidul Jadi Bulan-bulanan 10 Orang

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 22 Jun 2026 07:24 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi kekerasan anak. Foto: istimewa
Gunungkidul -

Seorang remaja di Gunungkidul menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah orang. Polisi kini menangkap 10 pelaku.

Penganiayaan itu berawal saat korban yang bernama R (17 tahun) meminjam jaket kepada salah satu pelaku. Namun, jaket itu kemudian tidak kunjung dikembalikan.

Pelaku yang berinisial P itu bahkan sempat mendatangi rumah R, namun tidak bertemu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan P sama orang tuanya sempat ke rumah korban tapi hanya ketemu saudara korban saja," kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Tri Hartanto, Jumat (19/6/2026).

ADVERTISEMENT

P yang merasa geram akhirnya menghubungi R. Dia meminta R datang ke sebuah kafe di Wonosari. Mereka kemudian bertemu pada pertengahan Juni lalu.

Hanya saja, dalam pertemuan itu korban belum bisa mengembalikan jaket. Pasalnya, jaket itu malah dipinjamkan ke salah satu temannya.

"Korban lalu datang ke kafe tersebut untuk menyelesaikan masalah jaket itu, dan ternyata jaket pelaku dipinjamkan korban ke temannya,"

Pengakuan itu membuat P marah dan melakukan pemukulan. R kemudian dibawa ke sebuah rumah kosong. Di rumah itu sudah ada beberapa teman P yang menunggu. Mereka kemudian melakukan pengeroyokan.

"Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami beberapa luka lebam di muka khususnya mata dan hidungnya retak, itu pengakuan dari korban ya," ujarnya.

Usai mengalami pengeroyokan itu korban pulang ke rumah. Selanjutnya orang tua yang mengetahui anaknya menjadi korban pengeroyokan melaporkan ke Polres Gunungkidul hari Rabu (17/6/2026).

"Lalu kemarin, Kamis (18/6/2026) kami amankan 11 orang terkait kasus pengeroyokan itu. Dari 11 itu 10 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Untuk satu orang lagi belum karena masih usia anak dan baru akan dimintai keterangan," ucapnya.




(ahr/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads