5 Keutamaan Puasa Bulan Muharram: Dosa 1 Tahun Hilang-Pahala Berlipat Ganda

5 Keutamaan Puasa Bulan Muharram: Dosa 1 Tahun Hilang-Pahala Berlipat Ganda

Nur Umar Akashi - detikJogja
Rabu, 17 Jun 2026 12:13 WIB
Ilustrasi puasa sunah Senin.
Ilustrasi Keutamaan Puasa Bulan Muharram (Foto: ChatGPT)
Jogja -

Bulan Muharram yang mulia telah tiba. Pada bulan pertama kalender Hijriah ini, umat Islam disunnahkan banyak berpuasa, mulai dari puasa Dawud, puasa Ayyamul Bidh, hingga puasa Asyura. Memang, apa keutamaannya?

Puasa adalah salah satu amalan Islam yang memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun jasmaniah. Dirujuk dari buku Hikmah Puasa: Mencapai Keseimbangan Jasmani dan Rohani oleh Hamid Sakti Wibowo, salah satu manfaat puasa untuk kesehatan adalah menurunkan risiko penyakit jantung.

Pasalnya, selama berpuasa, tekanan darah hingga kadar kolesterol cenderung turun sehingga mengurangi kemungkinan sakit jantung. Di samping itu, puasa juga mereduksi sensitivitas insulin yang berimbas turunnya risiko diabetes.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masih banyak hal positif lain yang dirasakan tubuh berkat puasa, seperti meningkatkan fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh. Lalu, bagaimana jika ditinjau dari aspek agama?

Berhubung saat ini Muharram sedang berlangsung, berikut sederet keutamaan puasa Muharram yang perlu detikers ketahui untuk memotivasi diri. Simak penjelasannya sampai tuntas, ya!

ADVERTISEMENT

Deretan Keutamaan Puasa Muharram

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, ada banyak puasa untuk dikerjakan selama Muharram berlangsung. Dengan demikian, keutamaannya pun melimpah, di antaranya:

1. Mendapat Pahala Berlipat Ganda

Dirujuk dari buku Catatan Fikih Puasa Sunnah oleh Hari Ahadi, Muharram bersama Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab adalah bulan haram (suci). Itu artinya, amal kebaikan yang dilakukan bakal diganjar pahala berlipat.

Asy-Syaikh Zaid bin Hadi al-Madkhali berkata:

"Sungguh, jika memiliki kesanggupan, seorang muslim benar-benar dianjurkan untuk berpuasa di mayoritas hari pada bulan-bulan haram. Hal itu karena; (1) keutamaan yang ada pada bulan-bulan tersebut dan (2) pahala yang besar jika mengerjakan puasa pada bulan-bulan haram." (Al-Afnan an-Nadiyyah III/172)

2. Puasa Paling Utama Setelah Ramadan

Tahukah kamu, puasa pada bulan Muharram adalah yang paling utama setelah Ramadan? Dirujuk dari buku Keutamaan Etika Islam: Menjadi Manusia Berkarakter & Berkualitas oleh Fajar Kurnianto, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah (Muharram) dan sholat yang paling utama setelah puasa fardhu adalah sholat malam." (HR Muslim)

3. Memeroleh Penghapusan Dosa Setahun yang Lalu

Keutamaan puasa bulan Muharram yang ketiga ini dikhususkan untuk puasa Asyura. Seperti detikers ketahui, puasa Asyura dikerjakan tanggal 10 Muharram dengan hukum sunnah.

Ahmad Syahirul Alim di bukunya, Rahasia Puasa Sunah, mengisahkan bahwa suatu ketika Nabi SAW ditanya mengenai puasa Asyura. Sang Khatamul Anbiya' menjawab:

وَصِيَامُ يَوْم عاشوراء احتسب على الله أن يُكفر السنة التي قبله

Artinya: "Dan puasa Asyura di sisi Allah Ta'ala akan menutupi (dosa-dosa) satu tahun yang telah berlalu." (HR Muslim)

4. Mendapat Pahala Puasa Setahun Penuh

Bila penghapusan dosa adalah keistimewaan puasa Asyura, maka pahala setahun penuh adalah keutamaan puasa Ayyamul Bidh. Puasa ini dikerjakan sebanyak 3 hari setiap bulan Hijriah, termasuk Muharram.

Dilansir buku Dahsyatnya 7 Puasa Wajib, Sunnah, & Thibbun Nabawi oleh Maryam Kinanthi N, Rasulullah bersabda:

"Dan sesungguhnya cukup bagimu berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, karena sesungguhnya bagimu pada setiap kebaikan mendapat sepuluh kali semisalnya, maka itu sama dengan berpuasa setahun penuh." (HR Bukhari dan Muslim)

5. Amalan yang Paling Dicintai Allah SWT

Pada bulan Muharram, umat Islam dapat merutinkan puasa Dawud. Caranya dengan sehari berpuasa dan sehari tidak. Puasa ini adalah jenis yang paling dicintai Allah SWT berdasarkan hadits dari Abdullah bin Amr bin al-Ash bahwa Nabi SAW bersabda:

"Puasa yang paling dicintai Allah Ta'ala adalah puasa Dawud. Beliau berpuasa sehari dan berbuka sehari. Dan sholat yang paling dicintai Allah adalah sholatnya Dawud, beliau tidur di pertengahan malam, lalu bangun (sholat) pada sepertiga malam, dan tidur pada seperenamnya." (HR Bukhari dan Muslim)

Jadwal Puasa Bulan Muharram 2026

Dengan mengacu penetapan pemerintah bahwa 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, begini jadwal puasa Muharram 2026:

  • Kamis, 19 Juni 2026/4 Muharram 1448 H: Puasa Kamis
  • Senin, 22 Juni 2026/7 Muharram 1448 H: Puasa Senin
  • Rabu, 24 Juni 2026/9 Muharram 1448 H: Puasa Tasua
  • Kamis, 25 Juni 2026/10 Muharram 1448 H: Puasa Asyura
  • Minggu, 28 Juni 2026/13 Muharram 1448 H: Puasa Ayyamul Bidh
  • Senin, 29 Juni 2026/14 Muharram 1448 H: Puasa Ayyamul Bidh + Senin
  • Kamis, 2 Juli 2026/17 Muharram 1448 H: Puasa Kamis
  • Senin, 6 Juli 2026/21 Muharram 1448 H: Puasa Senin
  • Kamis, 9 Juli 2026/24 Muharram 1448 H: Puasa Kamis
  • Senin, 13 Juli 2026/28 Muharram 1448 H: Puasa Senin

Di sela-sela jadwal di atas, detikers dapat memperbanyak puasa Dawud maupun sunnah Mutlak. Hanya saja, sebaiknya tidak berpuasa sebulan penuh karena Nabi SAW pun tidak melakukan yang demikian.

Dikutip dari buku The Happiness Story of Muslimah: Sejumlah Amalan Ringan yang Akan Membuat Muslimah Bahagia Dunia Akhirat oleh Mansyur Aliman, Aisyah berkata:

"Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadan. Aku tidak pernah melihat beliau banyak puasa dalam sebulan selain pada bulan Syaban." (HR Muslim)

Nah, itulah 5 keutamaan puasa bulan Muharram yang semoga bisa memotivasi detikers. Semoga bermanfaat, ya!



(num/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads