Tim Universitas Gajah Mada (UGM) masih melakukan penelitian untuk menemukan sumber gas pemicu kebakaran berulang di rumah Mutfia di Seyegan, Sleman. Tim turut mengkaji dugaan gas pemicu bersumber dari endapan bekas rawa sekitar lokasi.
Dugaan soal adanya endapan bekas rawa pertama kali disampaikan tim peneliti UPN Jogja. Temuan itu berdasar penelitian geologi di sekitar rumah Fia.
Peneliti dari Laboratorium Geofisika Eksplorasi, Departemen Teknik Geologi FT UGM, Saptono Budi Samodra, mengatakan pihaknya turut melakukan kajian soal dugaan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kemarin teman-teman UPN itu melakukan geolistrik dua dimensi dengan spasi yang cukup lebar sehingga mengejar kedalaman. Kami melakukan secara lebih pendek spasinya, hanya 1 meteran, di sekitar rumah dengan maksud untuk mengejar variasi yang lebih detail di sekitar rumah itu ada variasi apa saja," kata Saptono kepada wartawan di Seyegan, Selasa (9/6/2026).
Tim UGM berusaha melakukan survei geolistrik yang lebih luas untuk melengkapi data tim dari UPN terkait hipotesis gas bersumber dari endapan rawa di bawah tanah. Pihaknya masih akan akan memodelkan dan menganalisa temuan ini dengan metode satu dimensi geolistrik untuk melihat lapisan tanah.
"Setelah kemarin kita menemukan ada beberapa indikasi retakan, retakan itu akan diisi oleh gas atau tidak, akan tergantung dari sumbernya di bawah. Bisa jadi hanya rekahan, retakan, tapi tidak dilewati, yaitu tidak berpengaruh. Tapi kalau punya sumber gas di bawah, nanti akan mempunyai pengaruh yang signifikan untuk apa yang terjadi di permukaan," pungkasnya.
Peristiwa api spontan yang membakar sejumlah barang di rumah Mutfiana warga Seyegan, Sleman, masih terus berlangsung sejak Sabtu (23/5) lalu.
Tercatat sudah ratusan kali kejadian selama dua pekan lebih. Pemilik rumah berharap agar kejadian ini segera selesai. Apalagi, sudah ada kabar bahwa barang-barang di rumah tetangganya ada yang terbakar.
"Yang penting aku cari solusi gimana ini sudah agar cepat selesai. Capek juga," kata Fia.
(afn/ahr)

Komentar Terbanyak
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja