Mahasiswa Dikeroyok Dekat SPBU Seyegan Sepulang dari Warmindo

Mahasiswa Dikeroyok Dekat SPBU Seyegan Sepulang dari Warmindo

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Selasa, 26 Mei 2026 10:26 WIB
Mahasiswa berinisial MNR (23), warga Kapanewon Seyegan, Sleman, menjadi korban penganiayaan sekelompok orang tak dikenal di Jalan Seyegan-Godean.
Ilustrasi pengeroyokan. (Foto: Dok. detikcom)
Sleman -

Seorang mahasiswa berinisial MNR (23), warga Kapanewon Seyegan, Sleman, menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal di wilayah Jalan Seyegan-Godean. Kejadian itu telah dilaporkan polisi dan saat ini petugas sedang memburu pelaku.


"Kasus penganiayaan tepatnya di utara SPBU Seyegan, Margodadi, Seyegan, Sleman, Minggu (24/5) sekitar pukul 05.30 WIB. Dilaporkan pada Senin (25/5) ke Polsek Seyegan," kata Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Argo menjelaskan, penyelidikan sementara kejadian bermula saat korban bersama temannya selesai makan di warmindo di wilayah Jalan Godean sekitar pukul 05.00 WIB. Keduanya kemudian pulang berboncengan sepeda motor melalui Jalan Sidomoyo menuju arah utara.


Dalam perjalanan, korban merasa dibuntuti orang tak dikenal menggunakan dua sepeda motor yang masing-masing berboncengan. Saat berada di sekitar toko kelontong di selatan Embung Senja Cebongan, korban sempat dihentikan para pelaku.

"Korban ditanya oleh para pelaku terkait rombongan pengendara motor jenis PCX. Korban menjelaskan bahwa dirinya hanya berdua sepulang dari warmindo," ucapnya.

Korban kemudian melanjutkan perjalanan tapi kembali dihentikan oleh pelaku di depan SMPN 1 Seyegan. Para pelaku meminta korban menuju lapangan, namun korban memilih pulang.

Akan tetapi, saat tiba di utara SPBU Seyegan sekitar pukul 05.30 WIB, korban kembali dicegat dan langsung dianiaya. Selain itu korban juga disabet menggunakan gesper yang mengenai lutut kaki kiri.

"Korban ditarik dari sepeda motor, dipukul pada bagian mulut, ditendang hingga terjatuh, serta mengalami beberapa tendangan di bagian perut dan tangan," jelasnya.

Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku melarikan diri ke arah utara dan selatan Jalan Seyegan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka.

"Korban mengalami sejumlah luka memar pada lutut kiri, kuku jari tengah tangan kanan terlepas, bibir bawah memar, dua gigi atas patah, nyeri pada bagian perut, serta memar di bagian punggung," ujarnya.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Polisi telah menerima laporan aduan, mendata korban serta meminta keterangan saksi guna mengungkap identitas para pelaku," pungkasnya.




(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads