Para peserta yang mengikuti Career Corner yang digelar CT Corp, rangkaian Jogja Financial Festival (JFF) 2026, di Jogja Expo Center (JEC) Bantul, dinilai antusias untuk mengikuti tes. Pasalnya, para peserta sudah datang sejak pagi, dinilai merepresentasikan antusiasme dan motivasi tinggi untuk mengikuti tes masuk kerja.
Hal tersebut diungkapkan Human Capital Trans Media, Nanang Supriatna. Nanang menyebut para pencoba peruntungan itu datang sejak pukul 06.30 WIB pada Sabtu (23/5/2026).
"Mereka harus datang jam 7. Jam 6.30 itu kan effort buat mereka," kata Nanang saat ditemui di JEC pagi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nanang melihat datangnya peserta pada pagi hari mencerminkan adanya motivasi yang tinggi. Hal tersebut menjadi salah satu indikator penilaiannya.
"Ya kalau dilihat dari kedatangan mereka, mereka memiliki motivasi yang tinggi untuk bisa diterima di sini. Dan mereka datang lebih cepat itu bagian dari kami menilai itu mereka punya motivasi yang kuat, antusiasme yang tinggi," jelasnya.
Nanang menyebut ada sejumlah anak perusahaan CT Corp yang membuka lowongan kali ini, seperti di bidang perbankan hingga media.
"Ada Bank Mega, Bank Mega Syariah, Allo Bank, Trans F&B. Kemudian Trans TV, CNN Indonesia, CNBC Indonesia, detikcom, Trans Media Sosial," sebutnya.
Nanang merasa banyak talenta terbaik yang ada di Jogja. Dia pun berharap bisa menjaring para pekerja dari Jogja.
"Kami merasa banyak talent terbaik dari Jogja dan kami berharap bisa mendapat talent terbaik di sini," ungkapnya.
Saat ini, pihaknya masih memeriksa hasil tes. Dia berharap hasilnya sesuai ekspektasi.
"Hasil tesnya sedang diperiksa online. Mudah-mudahan hasilnya memang sesuai dengan harapan kita. Mereka-mereka yang ikut seleksi adalah mereka-mereka talent terbaik dari Jogja," pungkasnya.
Diketahui, hari ini merupakan hari kedua digelarnya Career Corner.
Tampak para pelamar duduk di kursi yang diatur berjejer. Tidak terdengar riuh di ruangan tes.
Sesekali beberapa peserta berinteraksi dengan peserta lainnya. Meski begitu, mereka tampak serius mengikuti tes.
Para calon pekerja itu menggunakan gawai masing-masing untuk mengerjakan soal. Saat itu tes yang diselenggarakan merupakan tes psikotes.
Sebelum menjawab soal, para peserta serius mendengarkan arahan dari petugas saat menjelaskan soal. Beberapa kali, pencari kerja kompak menjawab contoh pertanyaan yang ditanya petugas.
Lalu, mereka kembali melihat gawai masing-masing. Terlihat petugas lainnya memantau para peserta dengan berkeliling ruangan.
Ada pula petugas membantu pencari kerja yang mengalami kesulitan. Petugas tersebut tampak sabar menjelaskan.
Salah satu peserta asal Wonosobo, Difana Prasatyo, menerangkan, psikotes yang dijalaninya berbeda dengan yang lain.
"Lumayan tiba-tiba banget, soalnya kan tidak sama dengan psikotes yang lain," kata Prasatyo saat ditemui usai tes.
Prasatyo melamar sebagai frontliner di Bank Mega. Dia juga mencoba peruntungan di bagian news di CNBC Indonesia.
Kedua pilihan itu, kata Prasatyo, linier dengan jurusannya sebagai lulusan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Dia pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu.
"Ingin mengambil kesempatan sesuai dengan yang saya minati sesuai karier saya. Di CNBC sama Bank Mega, di bagian news sama frontliner," ungkapnya.
"Harapan saya dengan adanya career corner saya, ambil kesempatan selagi ada. Jadi kalau ada kesempatan yang diinginkan abil saja. Semoga saya mendapatkan karier yang lebih baik dan sesuai dengan harapan yang saya pick," pungkasnya.
(apu/ahr)












































Komentar Terbanyak
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja