- Renungan Katolik Hari Ini Senin, 18 Mei 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 18 Mei 2026 Bacaan I Kis 19:1-8 Bacaan Mazmur Mzm 68:2-3.4-5ac.6-7ab Bacaan Injil Yoh 16:29-33 Bacaan Ofisi Kis 25:1-27 Renungan Harian Katolik Senin 18 Mei 2026 Doa Katolik Hari Ini
- FAQ 1. Renungan harian Katolik 18 Mei 2026 tentang apa? 2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 18 Mei 2026? 3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 18 Mei 2026? 4. Bacaan Katolik hari ini 18 Mei 2026 diambil dari kitab apa? 5. Apa tujuan membaca renungan harian Katolik? 6. Kapan waktu terbaik membaca renungan harian Katolik?
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 18 Mei 2026 merupakan hari Senin biasa Pekan VII Paskah dengan peringatan kisah Santo Yohanes I, Paus dan Martir; Santo Venantius, Martir; dan Santo Feliks OFMCap, Pengaku Iman. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah putih.
Mengangkat tema tentang hidup dalam bimbingan Roh Kudus dan relasi pribadi dengan Kristus, mari simak renungan Katolik hari Senin, 18 Mei 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh YM Seto Marsunu. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Senin, 18 Mei 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 18 Mei 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 18 Mei 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Kis 19:1-8; dilanjut Mazmur Mzm 68:2-3.4-5ac.6-7ab; bacaan Injil Yoh 16:29-33; dan bacaan ofisi Kis 25:1-27. Berikut ini uraian lengkapnya:
Bacaan I Kis 19:1-8
- Kis 19:1 Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.
- Kis 19:2 Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."
- Kis 19:3 Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."
- Kis 19:4 Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
- Kis 19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
- Kis 19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.
- Kis 19:7 Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.
- Kis 19:8 Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.
Bacaan Mazmur Mzm 68:2-3.4-5ac.6-7ab
- Mzm 68:2 (68-3) Seperti asap hilang tertiup, seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah.
- Mzm 68:3 (68-4) Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita.
- Mzm 68:4 (68-5) Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya!
- Mzm 68:5 (68-6) Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;
- Mzm 68:6 (68-7) Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul.
- Mzm 68:7 (68-8) Ya Allah, ketika Engkau maju berperang di depan umat-Mu, ketika Engkau melangkah di padang belantara, Sela.
Bacaan Injil Yoh 16:29-33
- Yoh 16:29 Kata murid-murid-Nya: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan.
- Yoh 16:30 Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah."
- Yoh 16:31 Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang?
- Yoh 16:32 Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.
- Yoh 16:33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."
Bacaan Ofisi Kis 25:1-27
- Kis 25:1 Tiga hari sesudah tiba di propinsi itu berangkatlah Festus dari Kaisarea ke Yerusalem.
- Kis 25:2 Di situ imam-imam kepala dan orang-orang Yahudi yang terkemuka datang menghadap dia dan menyampaikan dakwaan terhadap Paulus.
- Kis 25:3 Kepadanya mereka meminta suatu anugerah, yang merugikan Paulus, yaitu untuk menyuruh Paulus datang ke Yerusalem. Sebab mereka sedang membuat rencana untuk membunuh dia di tengah jalan.
- Kis 25:4 Tetapi Festus menjawab, bahwa Paulus tetap ditahan di Kaisarea dan bahwa ia sendiri bermaksud untuk segera kembali ke sana.
- Kis 25:5 Katanya: "Karena itu baiklah orang-orang yang berwewenang di antara kamu turut ke sana bersama-sama dengan aku dan mengajukan dakwaan terhadap dia, jika ada kesalahannya."
- Kis 25:6 Festus tinggal tidak lebih dari pada delapan atau sepuluh hari di Yerusalem. Sesudah itu ia pulang ke Kaisarea. Pada keesokan harinya ia mengadakan sidang pengadilan, dan menyuruh menghadapkan Paulus.
- Kis 25:7 Sesudah Paulus tiba di situ, semua orang Yahudi yang datang dari Yerusalem berdiri mengelilinginya dan mereka mengemukakan banyak tuduhan berat terhadap dia yang tidak dapat mereka buktikan.
- Kis 25:8 Sebaliknya Paulus membela diri, katanya: "Aku sedikitpun tidak bersalah, baik terhadap hukum Taurat orang Yahudi maupun terhadap Bait Allah atau terhadap Kaisar."
- Kis 25:9 Tetapi Festus yang hendak mengambil hati orang Yahudi, menjawab Paulus, katanya: "Apakah engkau bersedia pergi ke Yerusalem, supaya engkau dihakimi di sana di hadapanku tentang perkara ini?"
- Kis 25:10 Tetapi kata Paulus: "Aku sekarang berdiri di sini di hadapan pengadilan Kaisar dan di sinilah aku harus dihakimi. Seperti engkau sendiri tahu benar-benar, sedikitpun aku tidak berbuat salah terhadap orang Yahudi.
- Kis 25:11 Jadi, jika aku benar-benar bersalah dan berbuat sesuatu kejahatan yang setimpal dengan hukuman mati, aku rela mati, tetapi, jika apa yang mereka tuduhkan itu terhadap aku ternyata tidak benar, tidak ada seorangpun yang berhak menyerahkan aku sebagai suatu anugerah kepada mereka. Aku naik banding kepada Kaisar!"
- Kis 25:12 Setelah berunding dengan anggota-anggota pengadilan, Festus menjawab: "Engkau telah naik banding kepada Kaisar, jadi engkau harus pergi menghadap Kaisar."
- Kis 25:13 Beberapa hari kemudian datanglah raja Agripa dengan Bernike ke Kaisarea untuk mengadakan kunjungan kehormatan kepada Festus.
- Kis 25:14 Karena mereka beberapa hari lamanya tinggal di situ, Festus memaparkan perkara Paulus kepada raja itu, katanya: "Di sini ada seorang tahanan yang ditinggalkan Feliks pada waktu ia pergi.
- Kis 25:15 Ketika aku berada di Yerusalem, imam-imam kepala dan tua-tua orang Yahudi mengajukan dakwaan terhadap orang itu dan meminta supaya ia dihukum.
- Kis 25:16 Aku menjawab mereka, bahwa bukanlah kebiasaan pada orang-orang Roma untuk menyerahkan seorang terdakwa sebagai suatu anugerah sebelum ia dihadapkan dengan orang-orang yang menuduhnya dan diberi kesempatan untuk membela diri terhadap tuduhan itu.
- Kis 25:17 Karena itu mereka turut bersama-sama dengan aku ke mari. Pada keesokan harinya aku segera mengadakan sidang pengadilan dan menyuruh menghadapkan orang itu.
- Kis 25:18 Tetapi ketika para pendakwa berdiri di sekelilingnya, mereka tidak mengajukan suatu tuduhanpun tentang perbuatan jahat seperti yang telah aku duga.
- Kis 25:19 Tetapi mereka hanya berselisih paham dengan dia tentang soal-soal agama mereka, dan tentang seorang bernama Yesus, yang sudah mati, sedangkan Paulus katakan dengan pasti, bahwa Ia hidup.
- Kis 25:20 Karena aku ragu-ragu bagaimana aku harus memeriksa perkara-perkara seperti itu, aku menanyakan apakah ia mau pergi ke Yerusalem, supaya perkaranya dihakimi di situ.
- Kis 25:21 Tetapi Paulus naik banding. Ia minta, supaya ia tinggal dalam tahanan dan menunggu, sampai perkaranya diputuskan oleh Kaisar. Karena itu aku menyuruh menahan dia sampai aku dapat mengirim dia kepada Kaisar."
- Kis 25:22 Kata Agripa kepada Festus: "Aku ingin mendengar orang itu sendiri." Jawab Festus: "Besok engkau akan mendengar dia."
- Kis 25:23 Pada keesokan harinya datanglah Agripa dan Bernike dengan segala kebesaran dan sesudah mereka masuk ruang pengadilan bersama-sama dengan kepala-kepala pasukan dan orang-orang yang terkemuka dari kota itu, Festus memberi perintah, supaya Paulus dihadapkan.
- Kis 25:24 Festus berkata: "Ya raja Agripa serta semua yang hadir di sini bersama-sama dengan kami. Lihatlah orang ini, yang dituduh oleh semua orang Yahudi, baik yang di Yerusalem, maupun yang di sini. Mereka telah datang kepadaku dan sambil berteriak-teriak mereka mengatakan, bahwa ia tidak boleh hidup lebih lama.
- Kis 25:25 Tetapi ternyata kepadaku, bahwa ia tidak berbuat sesuatupun yang setimpal dengan hukuman mati dan karena ia naik banding kepada Kaisar, aku memutuskan untuk mengirim dia menghadap Kaisar.
- Kis 25:26 Tetapi tidak ada apa-apa yang pasti yang harus kutulis kepada Kaisar tentang dia. Itulah sebabnya aku menghadapkan dia di sini kepada kamu semua, terutama kepadamu, raja Agripa, supaya, setelah diadakan pemeriksaan, aku dapat menuliskan sesuatu.
- Kis 25:27 Sebab pada hematku tidaklah wajar untuk mengirim seorang tahanan dengan tidak menyatakan tuduhan-tuduhan yang diajukan terhadap dia."
Renungan Harian Katolik Senin 18 Mei 2026
Paulus tiba di Efesus dan mendapati dua belas orang murid. Walaupun disebut "murid", mereka bukanlah orang yang percaya pada Yesus Kristus. Mereka telah menerima baptisan Yohanes, yaitu baptisan pertobatan sebagai persiapan menyambut datangnya Kristus.
Namun, mereka belum mengetahui bahwa Kristus sudah datang, bahkan sudah menyelesaikan tugas-Nya untuk menyelamatkan manusia di kayu salib. Bisa jadi mereka adalah orang-orang yang diajar oleh Apolos sebelum ia menerima penjelasan dari Akwila dan Priskila mengenai jalan Tuhan.
Ketika Paulus bertanya apakah mereka sudah menerima Roh Kudus, mereka menjawab bahwa mereka bahkan belum pernah mendengar tentang keberadaan Roh Kudus. Tentu saja mereka belum mendengar tentang Roh Kudus karena mereka dibaptis dengan baptisan Yohanes.
Kemudian Paulus menggunakan kesempatan ini untuk memberitakan tentang Yesus kepada mereka. Ia mengatakan bahwa Yohanes sendiri memberitakan bahwa sesudah dia akan datang pribadi yang jauh lebih berkuasa daripada dia.
Karena itu, orang yang mengikuti Yohanes harus percaya kepada Yesus yang kedatangan-Nya diwartakan oleh Yohanes. Dua belas orang itu percaya kepada ucapan Paulus, dan ini berarti mereka menjadi percaya kepada Yesus Kristus.
Mereka lalu memberi diri dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Paulus menumpangkan tangan atas kedua belas orang itu. Dengan tindakan simbolis ini, Paulus secara resmi mengakui mereka sebagai bagian dari tubuh Kristus.
Dengan tindakan ini, sebagai rasul Kristus, Paulus menyalurkan berkat Tuhan, yakni karunia Roh Kudus, kepada orang percaya. Roh Kudus pun turun atas mereka, sehingga mereka mulai berbicara dalam bahasa roh.
Dalam peristiwa ini, bahasa roh berfungsi sebagai tanda lahiriah atau bukti bagi Paulus dan jemaat lainnya bahwa dua belas orang itu benar-benar telah menerima Roh Kudus yang sama dengan yang diterima oleh para rasul di Yerusalem.
Kehidupan orang yang percaya kepada Kristus tidak terbatas pada melakukan rutinitas sehari-hari dan setia pada aturan moral. Dua hal itu jelas merupakan hal penting bagi para pengikut Kristus, tetapi belum cukup. Pada dasarnya, iman kristiani merupakan relasi dengan Kristus yang mengasihi manusia.
Ketika dibaptis, seseorang menerima Roh Kudus yang hadir dalam dirinya. Roh Kudus membantunya mengalami kehadiran Kristus dan hidup menurut kehendak Kristus yang mengasihinya. Orang beriman perlu menyadari pentingnya bimbingan Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari.
Doa Katolik Hari Ini
Tuhan Allah yang penuh kasih, bukalah hati kami agar tidak hanya mengenal-Mu sebatas ajaran dan kebiasaan, tetapi sungguh hidup dalam relasi yang dekat dengan-Mu melalui tuntunan Roh Kudus.
Curahkanlah Roh Kudus-Mu agar kami semakin peka terhadap kehendak-Mu dan setia hidup sebagai murid Kristus dalam setiap langkah kehidupan kami, Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Senin, 18 Mei 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
FAQ
1. Renungan harian Katolik 18 Mei 2026 tentang apa?
Renungan Katolik hari ini 18 Mei 2026 menekankan bahwa iman Kristiani bukan sekadar menjalankan aturan dan rutinitas, tetapi hidup dalam relasi dengan Kristus melalui bimbingan Roh Kudus yang bekerja dalam keseharian.
2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 18 Mei 2026?
Bacaan Injil Katolik 18 Mei 2026 adalah Yohanes 16 mulai dari ayat 29 sampai 33.
3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 18 Mei 2026?
Dalam renungan harian Katolik 18 Mei 2026, kita juga merenungi kisah Santo Yohanes I (Paus dan Martir), Santo Venantius (Martir), dan Santo Feliks OFMCap (Pengaku Iman).
4. Bacaan Katolik hari ini 18 Mei 2026 diambil dari kitab apa?
Bacaan Katolik harian biasanya diambil dari Perjanjian Lama, Mazmur, Perjanjian Baru, dan Injil sesuai kalender liturgi Gereja Katolik.
5. Apa tujuan membaca renungan harian Katolik?
Tujuan membaca renungan harian adalah memperdalam iman, memahami firman Tuhan, dan mendapatkan refleksi rohani untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
6. Kapan waktu terbaik membaca renungan harian Katolik?
Renungan harian dapat dibaca kapan saja, tetapi banyak umat memilih membacanya pada pagi hari untuk memulai aktivitas dengan refleksi rohani.
