Angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, Rabu (29/4) sore. Dampaknya, atap rumah beterbangan dan sejumlah pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R Haris Martapa, menjelaskan puting beliung dilaporkan terjadi di tiga kapanewon. Meliputi Kapanewon Ngaglik, Gamping, dan Mlati.
"Hingga pukul 18.30 WIB, hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliung dilaporkan tiga kapanewon terdampak. Meliputi Ngaglik, Gamping, dan Mlati," kata Haris kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).
Di Kapanewon Ngaglik, dua rumah di wilayah Sedan, Sariharjo mengalami kerusakan pada bagian atap.
"Hujan deras disertai puting beliung mengakibatkan atap dua rumah beterbangan dan saat ini sudah terkondisi," katanya.
Selain merusak rumah, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sariharjo.
"Sebuah gazebo di lokasi itu dilaporkan dalam kondisi miring akibat kejadian tersebut," ujarnya.
Sementara di Kapanewon Mlati, puting beliung juga mengakibatkan pohon tumbang yang menimpa area parkir fitnes. Tak hanya itu, dua warung di kawasan Tirta Marta, Sinduadi, juga terdampak.
Atap warung makan dan warung sayur dilaporkan berterbangan akibat terjangan angin.
"Kemudian di Gamping dilaporkan ada satu titik dampan angin kencang mengakibatkan pohon tumbang menimpa pagar makam," ucapnya.
Haris melanjutkan, penanganan masih terus dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat bersama warga dan relawan. Petugas melakukan asesmen dampak serta pembersihan pohon tumbang di sejumlah titik.
"Masih progres penanganan dan penyisiran. Jika ada info yang belum masuk untuk disampaikan segera kita tindaklanjuti," pungkasnya.
Simak Video "Video: Angin Puting Beliung Terjang Tangerang, Stadion Rusak-Pohon Tumbang"
(afn/apu)