- Renungan Katolik Hari Ini Rabu, 29 April 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 29 April 2026 Bacaan I Kis 12:24 - 13:5a Bacaan Mazmur Mzm 67:2-3.5.6.8 Bacaan Injil Yoh 12:44-50 Bacaan Ofisi Kis 8:26-40 Renungan Harian Katolik Rabu 29 April 2026 Doa Katolik Hari Ini
- FAQ 1. Renungan harian Katolik 29 April 2026 tentang apa? 2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 29 April 2026? 3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 29 April 2026?
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 29 April 2026 merupakan Peringatan Wajib Santa Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja disertai peringatan kisah Santo Petrus dari Verona, Martir; dan Santo Hugo/ Hugo Agung, Abbas. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah putih.
Mengangkat tema tentang mendengarkan Roh Kudus, mari simak renungan Katolik hari Rabu, 29 April 2026 yang dihimpun dari buku "Daily Reading and Questions for Reflection" oleh Catholic Online School. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Rabu, 29 April 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 29 April 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 29 April 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Kis 12:24 - 13:5a; dilanjut Mazmur Mzm 67:2-3.5.6.8; bacaan Injil Yoh 12:44-50; dan bacaan ofisi Kis 8:26-40. Berikut ini uraian lengkapnya:
Bacaan I Kis 12:24 - 13:5a
- Kis 12:24 Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.
- Kis 12:25 Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka menyelesaikan tugas pelayanan mereka. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus.
- Kis 13:1 Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus.
- Kis 13:2 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka."
- Kis 13:3 Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi.
- Kis 13:4 Oleh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Siprus.
- Kis 13:5 Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Dan Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka.
Bacaan Mazmur Mzm 67:2-3.5.6.8
- Mzm 67:2 (67-3) supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
- Mzm 67:3 (67-4) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
- Mzm 67:5 (67-6) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
- Mzm 67:6 (67-7) Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.
Bacaan Injil Yoh 12:44-50
- Yoh 12:44 Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;
- Yoh 12:45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.
- Yoh 12:46 Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.
- Yoh 12:47 Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
- Yoh 12:48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
- Yoh 12:49 Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.
- Yoh 12:50 Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."
Bacaan Ofisi Kis 8:26-40
- Kis 13:44 Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah.
- Kis 13:45 Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati dan sambil menghujat, mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.
- Kis 13:46 Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.
- Kis 13:47 Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi."
- Kis 13:48 Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya.
- Kis 13:49 Lalu firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu.
- Kis 13:50 Orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota itu, dan mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu.
- Kis 13:51 Akan tetapi Paulus dan Barnabas mengebaskan debu kaki mereka sebagai peringatan bagi orang-orang itu, lalu pergi ke Ikonium.
- Kis 13:52 Dan murid-murid di Antiokhia penuh dengan sukacita dan dengan Roh Kudus.
- Kis 14:1 Di Ikoniumpun kedua rasul itu masuk ke rumah ibadat orang Yahudi, lalu mengajar sedemikian rupa, sehingga sejumlah besar orang Yahudi dan orang Yunani menjadi percaya.
- Kis 14:2 Tetapi orang-orang Yahudi, yang menolak pemberitaan mereka, memanaskan hati orang-orang yang tidak mengenal Allah dan membuat mereka gusar terhadap saudara-saudara itu.
- Kis 14:3 Paulus dan Barnabas tinggal beberapa waktu lamanya di situ. Mereka mengajar dengan berani, karena mereka percaya kepada Tuhan. Dan Tuhan menguatkan berita tentang kasih karunia-Nya dengan mengaruniakan kepada mereka kuasa untuk mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat.
- Kis 14:4 Tetapi orang banyak di kota itu terbelah menjadi dua: ada yang memihak kepada orang Yahudi, ada pula yang memihak kepada kedua rasul itu.
- Kis 14:5 Maka mulailah orang-orang yang tidak mengenal Allah dan orang-orang Yahudi bersama-sama dengan pemimpin-pemimpin mereka menimbulkan suatu gerakan untuk menyiksa dan melempari kedua rasul itu dengan batu.
- Kis 14:6 Setelah rasul-rasul itu mengetahuinya, menyingkirlah mereka ke kota-kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya.
- Kis 14:7 Di situ mereka memberitakan Injil.
Renungan Harian Katolik Rabu 29 April 2026
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang menjalani hidup seolah-olah harus mengandalkan kekuatan sendiri. Saat menghadapi tekanan pekerjaan, konflik dengan orang lain, atau kebingungan dalam mengambil keputusan, yang diandalkan sering hanya logika dan kemampuan pribadi. Tanpa disadari, peran Roh Kudus menjadi terasa jauh, padahal justru di situlah kita paling membutuhkannya.
Padahal, sejak awal Gereja berdiri, Roh Kudus selalu menjadi penggerak utama. Dalam Kisah Para Rasul, kita melihat bagaimana Roh Kudus yang memimpin, mengutus, dan menguatkan para rasul. Mereka tidak berjalan sendiri, tetapi belajar peka terhadap suara Tuhan melalui doa dan kebersamaan.
Kisah Barnabas dan Paul the Apostle menunjukkan bahwa keputusan penting tidak diambil secara terburu-buru, tetapi melalui doa, puasa, dan kepekaan hati. Ini bisa menjadi cermin bagi kehidupan sekarang: sebelum mengambil keputusan besar-seperti pindah kerja, merespons konflik, atau menentukan arah hidup-apakah sudah memberi ruang bagi Tuhan untuk berbicara?
Contoh sederhana dalam keseharian juga bisa menjadi latihan mendengarkan Roh Kudus. Misalnya, saat ingin membalas pesan dengan emosi, tetapi ada dorongan untuk menahan diri dan memilih kata-kata yang lebih baik.
Atau ketika melihat seseorang membutuhkan bantuan, lalu muncul dorongan kecil untuk peduli, meskipun sebenarnya sedang sibuk. Bahkan saat merasa lelah, tetapi tetap memilih untuk melakukan hal yang benar-di situlah Roh Kudus bisa sedang bekerja.
Roh Kudus tidak hanya hadir dalam hal besar, tetapi juga dalam keputusan kecil yang membentuk hidup. Ia membimbing secara halus, bukan memaksa. Namun, semua itu membutuhkan hati yang mau berhenti sejenak, mendengarkan, dan percaya bahwa Tuhan sungguh bekerja.
Dalam situasi konkret sehari-hari-entah saat emosi, mengambil keputusan, atau berhadapan dengan orang lain-apakah sudah ada kepekaan untuk mendengarkan dan mengikuti dorongan Roh Kudus?
Doa Katolik Hari Ini
Tuhan Allah yang penuh kasih, ajarlah kami untuk peka terhadap bisikan Roh Kudus-Mu agar dalam setiap keputusan dan tindakan kami mampu memilih yang benar dan berkenan kepada-Mu.
Curahkanlah Roh Kudus-Mu agar kami setia mengikuti bimbingan-Mu dalam hal-hal kecil maupun besar dalam hidup kami, Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Rabu, 29 April 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
FAQ
1. Renungan harian Katolik 29 April 2026 tentang apa?
Renungan Katolik hari ini 29 April 2026 menekankan bahwa Roh Kudus masih bekerja dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak setiap orang untuk peka serta mengikuti bimbingan-Nya, bahkan dalam keputusan-keputusan kecil.
2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 29 April 2026?
Bacaan Injil Katolik 29 April 2026 adalah Yohanes 12 mulai dari ayat 44 sampai 50.
3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 29 April 2026?
Dalam renungan harian Katolik 29 April 2026, kita juga merenungi kisah Santa Katarina dari Siena (Perawan dan Pujangga Gereja), Santo Petrus dari Verona (Martir), dan Santo Hugo/Hugo Agung (Abbas).
(sto/dil)












































Komentar Terbanyak
BRIN Jelaskan Sebab Mobil Bisa Mogok di Tengah Rel Kereta Api
Soal MBG Butuh 19 Ribu Ekor Sapi Per Hari, BGN: Hanya Pengandaian
Pemda DIY Akan Evaluasi Perizinan Daycare Buntut Kasus Little Aresha