Ketua Panitia SBY Cup 2026, Ossy Dermawan, mengatakan turnamen ini dihadirkan sebagai hiburan sekaligus wadah kompetisi bagi pencinta voli di Tanah Air.
"Ini untuk memberikan satu suguhan turnamen pertandingan yang menghibur bagi seluruh masyarakat baik pecinta voli yang ada di Jawa Tengah maupun di seluruh bagian di Indonesia,"kata Ossy usai rapat SBY Cup 2026 di Hyatt Regency Yogya, Jumat (24/4/2026).
Ia menyebut, delapan tim yang tampil merupakan klub papan atas yang sebagian besar berlaga di Livoli Divisi Utama. Sejumlah tim yang ambil bagian di antaranya Lavani, Sukun Badak, Pasundan, hingga PDAM Tirta Bhagasasi.
"Artinya ini adalah klub-klub papan atas di Indonesia yang berhasil kami kontak dan kami tanyakan mereka semua bersedia," katanya.
Turnamen ini juga menawarkan total hadiah besar. Juara pertama akan mendapatkan Rp 500 juta, juara kedua Rp 300 juta, juara ketiga Rp200 juta, dan juara keempat Rp 100 juta. Sementara empat tim yang tidak lolos ke final four tetap mendapat uang pembinaan masing-masing Rp 50 juta.
"Ini yang mungkin adalah cara Bapak SBY untuk juga memajukan klub-klub pembinaan bola voli untuk kemudian bersemangat dalam menghadapi turnamen," jelasnya.
Selain itu, panitia juga menyiapkan penghargaan individu seperti best setter, libero, hingga middle blocker yang masing-masing mendapat Rp 10 juta, serta MVP sebesar Rp 25 juta.
Panitia juga akan menggandeng Transmedia sebagai media partner untuk menyiarkan pertandingan secara langsung. Tiket pertandingan dibanderol dengan harga terjangkau, yakni Rp 50 ribu untuk reguler dan Rp 100 ribu untuk VIP. Pelaksanaan turnamen ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemkot Magelang.
Turnamen ini akan berlangsung selama lima hari dengan jadwal pertandingan padat, yakni tiga hingga empat laga per hari. Selain pertandingan, penonton juga akan disuguhi hiburan seperti game show, halftime show, serta area UMKM di sekitar venue.
"Jadi mudah-mudahan ini menjadi salah satu turnamen yang berkelas. Ujung-ujungnya adalah bisa membahagiakan pecinta voli, bisa membahagiakan masyarakat," pungkas Ossy.
