Permukim Israel Bawa Bendera Bintang Daud Serbu Masjid Al-Aqsa

Internasional

Permukim Israel Bawa Bendera Bintang Daud Serbu Masjid Al-Aqsa

Novi Christiastuti - detikJogja
Rabu, 22 Apr 2026 17:09 WIB
Masjid Al Aqsa
Kompleks Masjid Al-Aqsa. Foto: anadolu agency
Jogja -

Para permukim Israel menggeruduk kompleks Masjid Al-Aqsa pada Selasa (21/4). Para permukim itu menyerbu sambil mengibarkan bendera Israel.

Pakistan dan Qatar bersuara atas aksi tersebut. Dua negara itu mengecam aksi yang dilakukan permukim Israel.

Diketahui Masjid Al-Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia bagi umat Muslim. Bagi umat Yahudi, kompleks suci itu disebut sebagai Temple Mount atau Bukit Bait Suci, yang diklaim sebagai lokasi dua kuil Yahudi pada zaman kuno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anadolu Agency dan Doha News, Rabu (22/4/2026), dalam laporannya seperti dilansir detikNews, menyebut para pemukim Israel itu memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa melalui Gerbang Mughrabi. Mereka mendapat perlindungan ketat dari Kepolisian Israel.

ADVERTISEMENT

Para pemukim Israel mengibarkan bendera Israel dan melakukan ritual keagamaan. Video aksi para permukim Israel juga beredar luas di media sosial.

Dalam video itu tampak kelompok-kelompok pemukim Israel sedang berdoa, termasuk melakukan apa yang digambarkan sebagai "sujud epik", khususnya di area timur kompleks suci tersebut.

Otoritas Wakaf Islam di Yerusalem menganggap tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap status quo yang telah berlaku sejak lama di kompleks suci itu.

Pakistan dan Qatar langsung mengecam aksi tersebut. Kementerian Luar Negeri Pakistan mengutuk "dengan sekeras-kerasnya" penyerbuan yang dilakukan para pemukim Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa dan pengibaran bendera Israel.

"Tindakan tercela ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta terhadap kesucian dan kekebalan tempat suci tersebut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam pernyataannya.

Pakistan mendesak agar Masjid Al-Aqsa dilindungi sebagai tempat suci dan meminta Israel mengakhiri impunitas para pemukim ilegal yang beroperasi di bawah perlindungannya.

Kementerian Luar Negeri Qatar juga memberi kecaman keras dan menganggap aksi tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, terutama setelah bendera Israel dikibarkan di halaman kompleks suci tersebut.

Doha menegaskan menolak keras setiap upaya untuk mengubah identitas atau status masjid suci tersebut.




(afn/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads