Pangku Cewek Sambil Nyetir, Sopir Bus di Malaysia Dipecat

Internasional

Pangku Cewek Sambil Nyetir, Sopir Bus di Malaysia Dipecat

Dina Rayanti - detikJogja
Jumat, 17 Apr 2026 09:39 WIB
Sopir bus di Malaysia memangku wanita saat menyetir
Sopir bus di Malaysia memangku wanita saat menyetir Foto: Facebook Community Road Johor
Jogja -

Seorang sopir bus di Malaysia menjadi sorotan karena terekam tengah menyetir sembari memangku seorang wanita. Pihak operator bus yang melihat langsung memecat pengemudi itu seraya menyatakan bahwa perilakunya sangat mengecewakan.

Dilansir The Straits Times via detikOto, Rabu (15/4), dalam video yang beredar, seorang wanita tampak duduk di pangkuan sopir bus sambil memegang setir dalam posisi kendaraan sedang berjalan. Berdasarkan informasi di Facebook, bus itu tengah dalam perjalanan dari Terminal Bersepadu Selatan di Kuala Lumpur menuju Kulai, Johor.

Direktur Penegakan Hukum Senior Departemen Transportasi Jalan Raya, Datuk Muhammad Kifli Ma Hassan, mengungkap baik sopir dan perusahaan bus yang mempekerjakannya sudah teridentifikasi. Sopir sendiri sudah dimintai keterangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Kepolisian Jasin, Lee Robert, mengungkap bahwa dari hasil penyelidikan diketahui insiden terjadi sekitar pukul 19.30 pada hari Minggu (12/6). Dia menyebut tindakan pengemudi itu sangat berbahaya. Lee juga menekankan bahwa perilaku semacam itu dapat mengganggu konsentrasi pengendara dan menyebabkan gangguan serius sehingga membahayakan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

ADVERTISEMENT

"Kasus ini serius karena melibatkan kendaraan angkutan umum, di mana tingkat disiplin dan tanggung jawab yang tinggi diharapkan dari pengemudi," kata Lee dilansir The Star Malaysia.

Lee menyebut bahwa polisi telah meminta pengemudi dan wanita yang terlihat dalam rekaman video itu untuk datang ke kantor Departemen JPJ di markas kepolisian distrik Jasin guna membantu proses penyelidikan.

"Polisi belum dapat memastikan hubungan antara pengemudi dan wanita tersebut," katanya.

Sopir Dipecat

Kini, sopir bus ekspres tersebut dan wanita yang dipangkunya ditahan selama empat hari setelah akhirnya menyerahkan diri, terhitung per 16 April 2026.

Diberitakan The Malay Mail Jumat (17/4/2026), perintah penahanan itu dikeluarkan pengadilan Malaysia untuk memfasilitasi penyelidikan atas dugaan tindakan mengemudi yang membahayakan.

Dalam sebuah rekaman video dasbor terpisah juga memperlihatkan bus tersebut berpindah lajur secara berbahaya. Dari penyelidikan awal, polisi setempat menemukan fakta insiden terjadi di dekat dekat jalur masuk arah selatan area Bemban R&R di Melaka. Polisi menyebut pihaknya mengetahui ada video tersebut setelah viral pada 13 April pukul 17.30.

Operator bus, Sri Maju Group, dalam pernyataan resmi menegaskan mereka langsung memecat si sopir begitu videonya viral. Pihak operator menyebut perilaku tersebut tidak bisa diterima dan sangat mengecewakan.

Perusahaan juga menyatakan bahwa perilaku sopir merupakan pelanggaran serius terhadap SOP operator bus dan tidak mencerminkan kode etik profesional pekerjanya.

"Kami menyampaikan permintaan maaf yang paling tulus dan tanpa syarat kepada seluruh penumpang yang terdampak serta kepada masyarakat. Setiap pengguna angkutan umum berhak mendapatkan layanan yang aman, bertanggung jawab, dan profesional setiap saat," demikian pernyataan operator bus seperti dilansir Mothership.

Operator juga dengan segera menambahkan sistem pengawasan di bus-bus barunya. Pun di bus-bus lama juga akan dipasangi sistem pengawasan sesegera mungkin.




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads