Viral di media sosial satu unit ekskavator atau alat berat melintasi tenda hajatan. Peristiwa itu diketahui terjadi di daerah Padukuhan Onggojayan, Banyurejo, Tempel, Sleman. Bagaimana ceritanya?
Video ekskavator itu viral usai diunggah oleh berbagai akun media sosial seperti di Instagram @yanofriza. Disebutkan bahwa ekskavator yang melintas di tenda hajatan itu akan mengerjakan proyek tol.
Dalam video yang beredar tampak sejumlah orang duduk di bawah tenda dan tiba-tiba menyaksikan alat berat itu masuk tenda. Disebutkan juga lokasi kejadian berada di Magelang, namun setelah ditelusuri, peristiwa itu terjadi di Sleman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Detik-Detik Excavator Melintas Ditengah Acara Hajatan Pernikahan di Bligo, kecamatan Ngluwar,Magelang (perbatasan dg kecamatan Tempel,kab Sleman DIY). Beberapa Orang yang Hadir Dalam Acara Pernikahan Tersebut Tampak Membantu Mengarahkan Operator, Agar Excavator yang Akan Mengerjakan Pembangunan Proyek Jalan Tol Yogyakarta - Magelang - Bawen Bisa Lewat Menuju Lokasi Proyek.," tulis keterangan dalam video itu seperti dilihat detikJogja, Selasa (14/4/2026).
Terkait kejadian itu, Jagabaya Kalurahan Banyurejo, Irwan Darmanta, mengatakan peristiwa ekskavator melintas di antara tenda hajatan itu terjadi pada Jumat (10/4) pekan lalu.
"Itu kejadian hari Jumat di Onggojayan, nah itu di dekat SD ada hajatan, terus di utaranya lagi masyarakat merobohkan masjid untuk direhab," kata Irwan saat dihubungi wartawan, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, proses renovasi masjid membutuhkan alat berat. Jadilah warga meminta bantuan pihak tol untuk membantu proses pembongkaran Masjid Al Falah yang berada tak jauh dari lokasi hajatan.
"Mereka perlu alat berat, kalau nggak salah itu (eskavator) pinjam dari tol," ucapnya.
Irwan mengatakan, tenda hajatan tersebut memang didirikan di atas jalan raya yang menjadi satu-satunya akses bagi alat berat melintas. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kendaraan bisa melintas di jalan yang tertutup tenda walaupun harus berhati-hati saat melintas.
"Lalu lintas itu aman, hari Jumat dan Sabtu itu (jalan) masih dibuka untuk lalu lintas. Tendanya itu di jalan. Itu Sabtu juga jalan masih dibuka untuk truk urug melintas," ujarnya.
Sepengetahuannya, puncak acara hajatan dilaksanakan pada hari Minggu dan sewaktu acara berlangsung, lalu lintas ditutup untuk sementara.
"Kan acaranya hari Minggu, itu baru ditutup. Jadi hari Jumat Sabtu itu masih jalan. Kebetulan pas hari Jumat itu butuh alat berat untuk merombak masjid yang memang sudah perlu direnovasi," jelasnya.
Ia menjelaskan, selama sebelum dan sesudah acara tidak ada masalah dan sudah ada kesepakatan antarwarga.
"Itu serba kebetulan, ndilalah nggo tenda, nggo lewat bego (backhoe). Masyarakat ingin pembangunan masjidnya jalan, manten juga jalan. Tapi itu nggak ada masalah, semua bisa jalan. Jumat Sabtu itu jalan masih dibuka," pungkasnya.
(afn/dil)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
5 Fakta Pria Bantul Pengoplos LPG Terancam Denda Rp 60 Miliar