Israel Beri Sinyal Lanjut Perang Usai AS-Iran Gagal Damai

Internasional

Israel Beri Sinyal Lanjut Perang Usai AS-Iran Gagal Damai

Novi Christiastuti - detikJogja
Senin, 13 Apr 2026 13:23 WIB
A still image purporting to show smoke rising from the site of the U.S. aircraft destroyed during the U.S. mission to find a stranded airman in Iran, the Revolutionary Guards said according to Iranian media, amid the U.S.-Israeli conflict with Iran, in Isfahan, Iran, released on April 5, 2026. Social Media/via REUTERS  THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES. NEWS USE ONLY.  VERIFICATION: - Shape and position of the mountains matched topography mapping and satellite imagery. - Not able to verify exact time video and photos were taken. - No older versions of the video and photos found posted online before Sunday (April 5). - Several aircraft were destroyed during the U.S. mission to find a stranded airman in Iran, the Revolutionary Guards said on Sunday (April 5) according to Iranian media. - Footage was also broadcast on Iranian state media. - Type of aircraft in the debris could not be verified, but William Goodhind, a forensic imagery analyst with Contested Ground, told Reuters that in the photos that the main rotor and rotor blades of a helicopter can be seen. Also see at least two propeller engines of a fixed-wing aircraft with six rotor blades which matches a MC-130J and HC-130J, which is the same aircraft but with a different designation.
Serangan Israel dan AS ke Iran. Foto: via REUTERS/SOCIAL MEDIA
Jogja -

Sejumlah menteri Israel membuka kemungkinan berlanjutnya perang dengan Iran usai perundingan Amerika Serikat (AS) dengan Teheran di Pakistan gagal mencapai kesepakatan.

Dilansir detikNews, diketahui perang yang berkecamuk antara AS-Israel melawan Iran terhenti usai gencatan senjata dua minggu disepakati sejak Selasa (7/4). AS dan Iran kemudian melakukan perundingan di Pakistan untuk mengakhiri perang, namun gagal.

Merespons hal itu, Menteri Energi Israel, Eli Cohen mengatakan bahwa Teheran dapat diserang jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Isu nuklir bersifat internasional, dan bagus bahwa (Presiden AS Donald) Trump telah menetapkan garis merah dalam masalah ini," kata Cohen saat berbicara kepada harian Israel, Yedioth Ahronoth, pada Minggu (12/4) waktu setempat, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (13/4/2026).

ADVERTISEMENT

"Jika tidak ada kesepakatan, Iran dapat diserang," tegasnya.

Cohen juga mengusulkan agar militer Israel memperluas serangan di Lebanon. Cohen usul militer menyerang fasilitas dan infrastruktur Lebanon, selain menyerang fasilitas militer Hizbullah.

"Saya telah mengatakan hal ini di kabinet. Saya tidak melihat peluang keberhasilan yang tinggi untuk negosiasi ini," ucapnya, ketika Tel Aviv dan Beirut sepakat untuk menggelar pertemuan pertama di Washington DC pada Selasa (14/4) besok yang bertujuan mengamankan gencatan senjata dan memulai dialog langsung.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Israel, Nir Barkat, dalam wawancara dengan Channel 14, mengklaim bahwa AS akan mencapai tujuan mereka dalam perang melawan Iran.

"Para pejabat Iran tidak memahami tekad Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Kita akan kembali berperang dan mencapai tujuannya," kata Barkat.

Kemudian, Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel, Miki Zoha, turut berkomentar melalui media sosial X, bahwa "ketegasan Washington dalam mencegah Iran memperoleh senjata nuklir mencerminkan koordinasi dengan Israel".

Dia mengklaim bahwa AS dan Israel akan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Sebelumnya, perundingan membahas finalisasi gencatan senjata antara AS dan Iran yang digelar secara maraton selama 21 jam di Islamabad, dengan Pakistan sebagai mediatornya, gagal mencapai kesepakatan.




(afn/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads