Wali Kota Hasto Wardoyo mengonfirmasi jika jajaran ASN di Pemkot Jogja akan mulai melaksanakan Work From Home (WFH) besok, Jumat (10/4). Namun, ia menegaskan jika WFH tidak berlaku untuk pimpinan.
Meski begitu, Hasto tidak melarang bagi ASN yang ingin tetap bekerja di kantor untuk tetap berangkat kerja.
"Ya, jadi ini WFH besok pagi sudah kita mulai. Kami menyelenggarakan WFH tiap hari Jumat dan karena semua pemimpin itu tidak WFH, kemudian yang WFH yang boleh itu stafnya," ujar Hasto saat ditemui di Balai Kota Jogja, Kamis (9/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan kami tidak memaksa kalau seandainya 'wah saya ingin WFO aja', ya monggo," sambungnya.
Hasto mengatakan, pengawasan menjadi hal paling penting dalam pelaksanaan WFH ASN ini sehingga produktivitas tidak menurun dan tetap efektif-efisien. Beberapa skema pun disiapkan agar WFH bisa berjalan dengan baik.
Setiap instansi, kata Hasto, harus menyiapkan Google Form yang berisi daftar pekerjaan yang akan dikerjakan ASN yang WFH di hari itu.
"Staf ini hari ini harapan saya sudah mengisi form, Google Form untuk besok itu mau apa gitu. Jadi dia misalkan lima jam itu pagi mau apa, siang mau apa, setelah itu sore di-approve oleh masing-masing atasannya secara virtual ya, jadi digital dia mengirimkan laporannya," papar Hasto.
Pagi harinya, lanjut Hasto, pimpinan-pimpinan akan menggelar meeting virtual untuk memberi arahan dan koordinasi serta memastikan kesiapan bawahannya yang WFH.
"Sore mengembalikan formnya yang sudah diisi. Saya kira itu yang kita sosialisasikan. Ya karena ini baru pertama besok pagi ya mudah-mudahan awal-awal mungkin masih agak gagap-gagap, lama-lama jadi lancar," ujar Hasto.
Adapun terkait jam kerja WFH, kata Hasto, tetap berdasarkan jam kerja seperti biasa di hari Jumat. Dalam Google Form yang harus diisi ASN yang WFH, harus dirinci pekerjaan yang akan dilakukan setiap jamnya.
"Atasannya harus bisa membuat kreatif kalau seandainya anak buahnya tidak tidak punya usulan kegiatan, ya atasannya yang membagi tugas itu," terang Hasto.
"Saya kira tidak terlalu sulit ngontrolnya karena eselon tiganya ada di kantor semua ya. Sehingga kalau kami ingin meminta laporan, besok sore mau minta laporan dari eselon tiga itu sudah masuk semua harapan saya seperti itu," imbuhnya.
Lebih lanjut Hasto bilang, jika ada ASN yang kedapatan memanfaatkan WFH untuk melakukan kegiatan lain seperti pergi wisata, maka ASN tersebut akan dianggap alfa atau bolos tanpa izin.
"(Sanksi) Sudah ada ketentuannya itu kalau nggak masuk sekian (hari) teguran pertama, teguran ringan. Kalau sekian hari teguran berat itu sudah ada ketentuannya ya," pungkasnya.
(apl/alg)












































Komentar Terbanyak
Trump Kecewa Sudah Kirim Senjata buat Demonstran Iran, Tapi...
Mojtaba Khamenei Disebut Kritis, Begini Kondisinya
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah