Pebalap andalan Indonesia di Moto3 Veda Ega Pratama tidak mampu merampungkan balapan seri Amerika Serikat 2026. Rider asal Gunungkidul itu mengalami crash high side saat memasuki lap 4.
Dikutip dari detikOto, Senin (30/3/2026), Veda Ega memulai balapan dengan cukup bagus dan bergabung dengan pebalap terdepan seperti Maximo Quiles, Avaro Carpe, Valentine Perrone, dan Pini pada laga yang digelar Minggu (29/3) kemarin.
Namun pebalap 17 tahun itu sempat tercecer ke posisi delapan. Perlahan tapi pasti Veda mulai merapat ke grup terdepan hingga berada di posisi keenam. Sayang saat melaju di tikungan 11, Veda mengalami high side hingga tidak bisa melanjutkan balapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Balapan kali ini sangat berat bagi saya karena sejak awal terjadi banyak pertarungan agresif di dalam grup, dan tidak mudah mengendalikan semuanya," ujar Veda dikutip dari CNN.
"Tetapi setelah itu saya mulai merasa lebih baik dan menemukan ritme saya hingga mampu menyalip beberapa pembalap dan mulai bersaing di grid terdepan," imbuh Veda.
Veda mengalami kecelakaan saat lap keempat tepatnya di tikungan 10. Ban depannya selip di sektor dua. Veda pun terpelanting dari motornya.
"Sayangnya saya melakukan kesalahan dan itu mengakhiri balapan saya. Saya sedikit melebar dan kemudian membuka gas terlalu agresif saat masih dalam kondisi miring, dan saya kehilangan kendali motor," kata Veda.
Motor Veda Ega yang melintang kemudian ditabrak rider LevelUp MTA, Joel Esteban. Keduanya crash dan akhirnya gagal melanjutkan race.
"Tentu saja saya kecewa karena saya pikir hari ini kami memiliki kesempatan yang bagus. Tetapi insiden ini juga menjadi bagian dari pembelajaran dan pengalaman. Saya menerima ini sebagai pelajaran penting untuk kembali lebih kuat di Jerez," tutur Veda.
Ini merupakan DNF (Did Not Finish) pertama Veda di Moto3 2026. Sebelumnya ia bisa finis kelima di Thailand, bahkan mendapat podium tiga di Moto3 Brasil.
(apl/ams)












































Komentar Terbanyak
Komandan IRGC Tokoh Kunci Penutupan Selat Hormuz Tewas Diserang Israel
Ikuti Google Maps, Pemudik Bingung Lewati Persawahan Arah Tol Purwomartani
Fakta-fakta Polisi Jogja Gugur Saat Operasi Ketupat Progo