2 Wisatawan Terseret Rip Current di Pantai Drini Gunungkidul

2 Wisatawan Terseret Rip Current di Pantai Drini Gunungkidul

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 23 Mar 2026 16:41 WIB
Dua remaja asal Bekasi terseret rip current atau arus balik di Pantai Drini, Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul. Begini kondisinya.
Penyelamatan dua remaja terseret rip current di Pantai Drini, Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul, Senin (23/3/2026). Foto: Dok. SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron.
Gunungkidul -

Dua remaja asal Bekasi, Jawa Barat, terseret rip current atau arus balik di Pantai Drini, Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul. Keduanya berhasil diselamatkan Tim SAR, satu di antaranya pingsan karena terlalu banyak menelan air laut.

Sekretaris SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto, mengatakan keduanya berinisial SAN (17) dan IA (16), warga Cibarusah, Bekasi. Mereka datang bersama rombongan ke Pantai Drini sekitar pukul 11.00 WIB. Tiba di pantai itu, rombongan berpencar.

"Lalu beberapa anggota rombongan bermain air di sebelah utara Pulau Drini, dan saat ada ombak besar kedua korban terbawa arus ke area rip current," kata Surisdiyanto saat dihubungi wartawan, Senin (23/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibatnya, dua wisatawan asal Bekasi itu tergulung ombak hingga ke tengah laut. Beruntung, petugas yang berjaga mengetahui kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

"Petugas Satlinmas yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dengan berenang mendekati dua korban. Keduanya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat," ujarnya.

Akan tetapi, kondisi tubuh keduanya ada yang lemas karena syok. Sedangkan salah satunya sempat pingsan.

"Satu korban sempat pingsan, diduga karena terlalu banyak minum air," ucapnya.

Karena kondisi kondisi korban yang masih masih kurang baik, petugas akhirnya membawa keduanya ke rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan medis.

"Untuk wisatawan diminta meningkatkan kehati-hatiannya saat bermain air dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan," imbau Surisdiyanto.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads