Kenapa Seseorang Mudah Lupa? Ini 11 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Seseorang Mudah Lupa? Ini 11 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Desi Rahmawati - detikJogja
Sabtu, 21 Mar 2026 16:03 WIB
Penjelasan kenapa seseorang mudah lupa dari penyebab hingga cara mengatasinya
Ilustrasi lupa. (Foto: Getty Images/iStockphoto/David Gyung)
Jogja -

Saat menjalani aktivitas sehari-hari, terkadang seseorang mudah lupa terhadap hal-hal yang akan dilakukannya. Apa saja penyebabnya?

Banyak orang berusia muda mengeluh bahwa dirinya mudah lupa akan hal kecil. Misalnya, lupa menaruh kacamata, lupa melepas helm, bahkan lupa melepas softlens saat tidur.

Kondisi tersebut berkaitan dengan penurunan daya ingat otak seseorang. Lantas, apa saja penyebabnya? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa itu Kondisi Mudah Lupa?

Mengutip dari publikasi ilmiah berjudul Ingatan II: Pengorganisasian, Lupa, dan Model Ingatan oleh Alfun Sandi dalam Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha No.1, Vol.12, lupa adalah kegagalan otak untuk mereproduksi kembali hal-hal yang sebelumnya telah terjadi karena lemahnya item informasi untuk dimunculkan ulang ketika informasi tersebut dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

Kondisi lupa memiliki tiga jenis yang kerap dialami oleh seseorang. Merujuk dari buku Melatih Otak Anti Lupa dengan Metode Laci Pikiran oleh Afin Murtie, tingkatan pertama kondisi lupa adalah mudah lupa atau forgetfulness. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan usia seseorang yang sudah menua. Mudah lupa dapat berupa lupa jalan pulang, lupa apa yang ingin diucapkan, lupa menaruh barang, dan masih banyak lagi. Kondisi ini memang tidak terlalu mengganggu, tetapi dapat semakin parah jika tidak diatasi.

Faktor Penyebab Mudah Lupa

Mudah lupa ini disebabkan oleh beberapa faktor penyebab yang memengaruhi kinerja otak dalam mengelola dan menyimpan informasi dalam memori. Berikut faktor penyebabnya yang dirangkum dari buku Melatih Otak Anti Lupa dengan Metode Laci Pikiran oleh Afin Murtie dan buku Melatih Kekuatan Pikiran dan Daya Ingat Setajam Silet oleh Daniel Nugroho.

1. Kurang Tidur

Tidur memiliki peran penting bagi berfungsinya ingatan manusia. Setidaknya, seseorang membutuhkan 6 jam tidur agar daya ingat berfungsi secara optimal. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki jam tidur kurang dari 6 jam biasanya mengalami penurunan daya ingat sehingga mudah lupa.

2. Depresi

Depresi merupakan gangguan yang menyerang sel-sel otak. Ketika sel-sel otak tersebut terganggu, ingatan seseorang dapat mengalami penurunan. Oleh karena itu, jika seseorang sedang dalam kondisi depresi atau banyak pikiran, disarankan untuk melakukan relaksasi.

3. Nutrisi yang Kurang Memadai

Otak manusia berfungsi sebagai organ yang mengendalikan keseluruhan aktivitas manusia. Otak dapat bekerja secara optimal jika mendapatkan nutrisi yang baik dan sehat. Jika nutrisi yang dibutuhkan otak tidak tercukupi maka dapat memengaruhi cara kerja otak termasuk dalam mengelola memori.

4. Terlalu Fokus

Kondisi mudah lupa juga bisa disebabkan ketika seseorang terlalu fokus memikirkan satu hal sehingga hal lainnya menjadi terlupakan. Contohnya, kesibukan yang terlalu menyita perhatian dan waktu.

5. Informasi yang Terlalu Banyak

Otak memang dirancang untuk mengelola dan menyimpan informasi. Namun, informasi yang masuk secara bersamaan ke dalam otak dapat menyebabkan hanya sedikit informasi yang bisa diingat oleh seseorang. Contohnya, pelajar yang kesulitan menghafal materi pelajaran karena sambil mendengarkan lagu.

6. Usia

Ketika usia seseorang semakin tua, daya ingat mereka akan mengalami ketidakefisienan dalam proses memori. Mereka akan berpikiran lebih lamban dan kesulitan mengendalikan memori otak.

7. Kurang Berolahraga

Tubuh yang sehat juga memengaruhi kesehatan otak. Ketika seseorang jarang berolahraga, kinerja otak menjadi lemah karena kurangnya asupan oksigen dari pompaan pembuluh darah arteri.

8. Penyakit Tiroid

Penyakit kalenjar tiroid memiliki efek negatif terhadap daya ingat penderitanya. Diagnosis awal penyakit tiroid akan mencegah kerusakan lebih lanjut dari daya ingat. Penyakit ini bisa menyerang semua kalangan usia dari muda hingga tua.

9. Penyakit Diabetes

Selain penyakit tiroid, penyakit diabetes juga dapat menyebabkan daya ingat seseorang menurun. Diabetes yang tidak diobati dengan baik akan menyebabkan penderitanya mengalami kegagalan sistem vaskular yang berpengaruh pada menurunnya daya ingat.

10. Kekurangan Vitamin B12

Vitamin B12 juga memengaruhi cara kerja otak yang maksimal. Vitamin ini akan membantu sistem peredaran darah dan kesehatan otak. Oleh karena itu, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan penurunan daya ingat.

11. Alkohol dan Obat-Obatan

Mengonsumi alkohol dan obat-obatan secara berlebihan juga menyebabkan seseorang menjadi cepat lupa. Alkohol dapat menyebabkan gangguan memori jangka pendek yang dapat berkembang menjadi gangguan jangka panjang. Begitu juga dengan obat-obatan seperti obat insomnia, alergi, dan gangguan pencernaan.

Cara Mengatasi Kondisi Mudah Lupa

Masih dikutip dari sumber yang sama dan buku Biologi oleh Bagod Sudjaji, mudah lupa dapat diatasi dengan cara berikut.

1. Tidur dan Istirahat yang Cukup

Penyebab mudah lupa, salah satunya adalah kurangnya jam tidur. Oleh karena itu, pastikan untuk tidur cukup agar memori otak menjadi lebih baik. Tidur yang cukup adalah tidur selama 6-8 jam setaip malamnya.

2. Mencatat

Mudah lupa dapat diatasi dengan mencatata hal-hal yang akan dilakukan atau diperlukan. Contohnya, menjadwal aktivitas yang akan dilakukan hari ini, mencatat barang yang akan dibeli ketika pergi ke supermarket, dan mencatat hal lainnya. Cara ini akan memudahkan kita untuk mengingat kembali hal yang diperlukan.

3. Latihan Fisik

Latihan fisik melalui olahrga juga dapat meningkatkan kekuatan otak. Cukup latihan fisik selama 30 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu untuk membantu kinerja otak. Olahraga seperti ini juga akan memperbaiki kemampuan jantung untuk memompa darah lebih efektif.

4. Latihan Mental

Depresi yang menyebabkan seseorang mudah lupa dapat diatasi dengan latihan mental. Rangsangan mental dapat menjaga otak tetap sehat dan meningkatkan daya ingat seseorang. Latihan mental ini dapat menggunakan teknik puzzle, teka-teki, dan eksplorasi minat pada bidang sosial serta budaya.

5. Konsumsi Vitamin B

Vitamin B berfungsi mengirimkan oksigen ke otak dan memberikan perlindungan dari kerusakan bebas. Vitamin B juga dapat membantu meningkatkan daya ingat. Contohnya, B3 yang berperan sebagai penguat otak dan B12 untuk menjaga kesehatan otak.

6. Konsumsi Makanan Bernutrisi

Makanan bernutrisi seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan daging dapat membantu fungsi otak. Makan dengan sistem 4 sehat 5 sempurna dapat membantu seseorang agar tidak mudah lupa. Konsumsi juga makanan yang kaya akan vitamin B dan C. Hindari makanan berminyak yang dapat memicu penebalan pembuluh darah yang memerangui kinerja otak.

7. Minum Kopi

Kopi dapat meningkatkan kualitas mental dan memori. Kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak agar tetap terjaga dan konsentrasi.

8. Senam Otak

Senam otak juga menjadi cara yang paling efektif untuk mengatasi kondisi mudah lupa. Otak juga mirip dengan otot tubuh sehingga perlu dilatih untuk meningkatkan kemampuan daya ingat. Senam otak dapat berupa olahraga permainan atau dengan gerakan tubuh. Olahraga permainan berupa permainan catur atau teka-teki silang. Sementara dengan gerakan tubuh berupa latihan gerakan kaki dan tangan yang digerakkan secara berlawanan.

Itu dia penyebab seseorang mudah lupa dan cara mengatasinya. Semoga dapat membantu detikers!

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(sto/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads