Warga mempergoki dan terlibat kejar-kejaran sebelumnya akhirnya meringkus pencuri entok di Jipangan, Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul. Motifnya karena butuh uang untuk mengisi BBM kendaraan yang habis.
Kapolsek Bambanglipuro, AKP I Nengah Jeffry mengatakan, bahwa kejadian bermula saat korban, Suparji (57), warga Jipangan mencurigai dua pemuda yang berkeliaran di pekarangannya, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Suparji sempat menanyai kedua orang tersebut.
"Keduanya sempat ditanyai korban dan beralasan ingin mencari hewan regul (berang-berang)," katanya saat dihubungi detikJogja, Kamis (19/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar alasan tersebut, Suparji merasa curiga dan berniat berjaga di malam berikutnya. Bebar saja, pukul 01.30 WIB Suparji memergoki dua pemuda itu kembali lagi lalu berupaya membuntutinya.
"Setelah pelaku berhasil membawa entoknya, korban menyalakan senter dan bilang 'wis rasah mlayu aku wis ngerti kowe' (sudah tidak usah lari aku sudah tahu kamu). Tapi pelaku tetap kabur ke arah utara dan dikejar korban," ujarnya.
Aksi kejar-kejaran itu melewati salah satu Masjid di Jipangan. Kebetulan, lanjut Jeffry, banyak pemuda yang sedang berkumpul di Masjid.
"Akhirnya warga ikut mengejar dan berhasil menangkap satu pelaku, sedangkan eksekutornya berhasil kabur," ucapnya.
Adapun pelaku yang tertangkap warga adalah NF (15), warga Tempel, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul. Selanjutnya untuk pelaku yang berhasil kabur adalah AJ (20), warga Tempel.
"Setelah itu NR diinterogasi warga di Masjid dan akhirnya diminta mengantar ke rumah pelaku satunya. Akhirnya pelaku satunya diamankan warga dan menyerahkan kedua pelaku ke Polsek Bambanglipuro," katanya.
Sesampainya di Polsek Bambanglipuro, polisi melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. Keduanya mengaku terpaksa mencuri karena butuh uang.
"Dari keterangan sementara, pelaku mengaku mencuri entok karena untuk beli bensin. Tapi masih kami dalami karenakan beberapa hari ini juga pernah ada pencurian unggas di Bambanglipuro," ujarnya.
Jeffry menambahkan, bahwa saat ini kedua pelaku masih berada di Polsek Bambanglipuro untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Keduanya diamankan 1x24 jam sekaligus pemeriksaan lebih lanjut. Jadi untuk sampai saat ini keduanya masih ada di Polsek Bambanglipuro," ucapnya.

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Alasan di Balik Ditutupnya Belasan Dapur MBG di DIY