Aldi Satya Ungkap Kunci Finish P2 Usai Start di Posisi Buncit WorldSSP

Aldi Satya Ungkap Kunci Finish P2 Usai Start di Posisi Buncit WorldSSP

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Senin, 23 Feb 2026 18:04 WIB
Pebalap asal Bantul, Aldi Satya Mahendra tampil gemilang pada Race 2 WorldSSP 2026 di Philip Island pada Minggu (22/2).
Aldi Satya Mahendra 'El Dablek' ukir sejarah di World Supersport Australia 2026. Foto: Dok. Yamaha Indonesia.
jogja -

Pebalap asal Bantul, Aldi Satya Mahendra, tampil gemilang pada Race 2 WorldSSP 2026 di Philip Island pada Minggu (22/2). Ia berhasil finis di posisi kedua, meski sempat start di posisi paling buncit.

"Pertama-tama saya sangat senang sekali karena akhirnya bisa mendapatkan podium kembali setelah terakhir podium di tahun 2024," ujar Aldi saat dihubungi wartawan, Senin (23/2/2026).

Aldi mengakui perjuangan menuju podium tidak mudah. Selain harus memulai balapan dari posisi ke-28, Aldi juga masih beradaptasi dengan motor berbeda dibanding musim 2024.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Start dari posisi 28 dan berusaha recover ke depan lagi itu tidak mudah. Pakai motor yang berbeda dari 2024 juga membuat saya harus beradaptasi dan lebih siap secara fisik," katanya.

ADVERTISEMENT

Ditambah lagi kondisi lintasan yang berubah-ubah akibat gerimis, keputusan strategis menggunakan ban kering (slick) menjadi titik balik.

"Memang cuacanya gerimis, tapi saya tahu aspal di sini cepat kering. Saya juga melihat awannya berubah cepat karena angin kencang dari arah pantai. Jadi saya putuskan pakai slick tire karena merasa itu keputusan yang bagus," jelasnya.

Dilansir detikSport, Aldi memulai balapan dari grid ke-28 setelah mengalami kendala pada sesi Superpole. Posisi tersebut membuatnya harus bekerja ekstra sejak lampu start padam.

Namun, pebalap binaan Yamaha itu tampil agresif. Ia perlahan menyalip satu per satu rivalnya dan merangsek ke rombongan depan. Dalam kondisi lintasan yang berubah-ubah, keputusan cepat mengganti ban menjadi salah satu kunci kebangkitannya.

Aldi bahkan sempat memimpin jalannya balapan sebelum akhirnya disalip pebalap Spanyol, Albert Arenas, di fase akhir lomba. Meski demikian, posisi kedua sudah cukup untuk mencetak sejarah.

Hasil itu menjadikan Aldi sebagai pebalap Indonesia pertama yang naik podium di kelas World Supersport, sebuah pencapaian besar di level kejuaraan dunia. Apalagi ia bangkit dari posisi 28 hingga finis kedua!







(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads