Langit Teheran Memerah Usai AS-Israel Bombardir Depot Minyak Iran

Internasional

Langit Teheran Memerah Usai AS-Israel Bombardir Depot Minyak Iran

Kanavino Ahmad Rizqo - detikJogja
Minggu, 08 Mar 2026 21:23 WIB
Explosions erupt following strikes at Tehran Oil Refinery in Tehran on March 7, 2026. The United States and Israel launched strikes against Iran on February 28, sparking swift retaliation by the Islamic republic which responded with missile attacks across the region. The war has dragged in global powers, upended the worlds energy and transport sectors, and brought chaos to even usually peaceful areas of the volatile region. (Photo by ATTA KENARE / AFP)
Ledakan terjadi setelah serangan di Kilang Minyak Tehran di Teheran pada 7 Maret 2026 (Foto: AFP/ATTA KENARE)
Jogja -

Amerika Serikat dan Israel menyerang depot penyimpanan minyak dan fasilitas kilang di Teheran, Iran. Serangan ini memicu kebakaran besar yang membuat langit Teheran memerah.

Dilansir Al Jazeera dan AFP, Minggu (8/3/2026), kebakaran besar dilaporkan terjadi di Teheran usai serangan tersebut. Kobaran api membubung di pinggiran utara Ibu Kota Iran.

Militer Israel mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka menyatakan bahwa Israel menargetkan fasilitas minyak yang disebut terafiliasi dengan angkatan bersenjata Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut media pemerintah Iran, ini menjadi serangan pertama yang dilaporkan menargetkan infrastruktur minyak Republik Islam tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kami melaporkan bahwa sebuah depot minyak di selatan Teheran menjadi sasaran Amerika Serikat dan rezim Zionis," tulis kantor berita resmi IRNA, dilansir detikNews.

Depot minyak itu berada di kawasan yang dekat dengan sebuah kilang minyak utama. Namun kantor berita ILNA melaporkan bahwa fasilitas kilang tersebut 'tidak mengalami kerusakan akibat serangan militer'.

Serangan juga menghantam depot minyak lain di wilayah barat laut Teheran. Jurnalis AFP melihat api dan asap membumbung dari lokasi tersebut.



(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads