Nahas! Pak Minta Tewas Dipukuli Tetangga gegara Curi 2 Labu

Regional

Nahas! Pak Minta Tewas Dipukuli Tetangga gegara Curi 2 Labu

Ikbal Slamet - detikJogja
Rabu, 04 Mar 2026 12:01 WIB
Pria bernama Minta (56) tewas dipukuli tetangganya perkar ambil dua buah labu tanpa izin dari kebun tetangganya. Pelaku kini ditangkap polisi.
Ilustrasi garis polisi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Edy waluyo Nugroho
Jogja -

Pria bernama Minta (56) tewas dipukuli tetangganya perkar ambil dua buah labu siam tanpa izin dari kebun tetangganya. Pelaku kini ditangkap polisi.

Dilansir detikJabar, peristiwa terjadi akibat korban kedapatan mengambil labu siam dari kebun yang digarap pelaku pada Sabtu (28/2). Pelaku bernama Ujang Ahmad (41), merupakan tetangga korban.

Pelaku semoat mengejar korban hingga ke rumahnya. Setelah bertemu, keduanya pun terlibat cekcok. Pelaku kemudian memukuli korban tepat di depan rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kanit Reskrim Polsek Cugenang Ipda Muslikan, membenarkan kejadian itu. Pelaku disebut menganiaya korban dan mendesak korban mengakui perbuatannya.

ADVERTISEMENT

"Korban dipukuli hingga mengalami muntah-muntah. Pelaku meminta korban mengaku kaitan dugaan aksi pencurian labu siam di kebunnya," kata dia, Selasa (3/3/2026).

Warga yang melihat kemudian melerai aksi penganiayaan itu. Saat itu korban yang sudah sempoyongan mengaku telah mengambil dua buah labu siam.

"Setelah berhasil dilerai kemudian korban mengakui mengambil 2 buah labu siam dan menunjuk kepada adiknya dan pelaku yang telah menganiaya dirinya," kata dia.

Korban kemudian dirawat di rumah sakit akibat luka yang dia dapatkan. Korban sempat dirawat intensif sebelum akhirnya meninggal.

"Korban meninggal bukan saat kejadian, tapi dua hari setelah dirawat di rumah sakit tepatnya pada Senin (2/3/2026) petang. Sejak awal masuk rumah sakit, kondisinya memang sudah dipenuhi lebam dan pusing. Kemudian terus memburuk kondisinya, hingga akhirnya meninggal dunia," kata dia.

Pelaku pemukulan Minta akhirnya diringkus pihak kepolisan sesaat setelah korban dikabarkan meninggal dunia. Polisi masih mendalami soal motif pelaku.

"Pelaku sudah kami amankan. Sekarang sedang diperiksa lebih lanjut," kada dia.

"Alasannya emosi, korban berulangkali mengambil labu atau hasil kebun yang digarapnya. Jadi begitu ketahuan ada yang ngambil, langsung dikejar," kata dia.




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads