Geger Rombongan Pelajar SMP Pulang Bukber Bentrok dengan Pemotor di Bantul

Geger Rombongan Pelajar SMP Pulang Bukber Bentrok dengan Pemotor di Bantul

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Selasa, 03 Mar 2026 11:58 WIB
Suasana di lokasi keributan yang melibatkan dua rombongan di Jalan Imogiri Barat, Sewon, Bantul.
Suasana di lokasi keributan yang melibatkan dua rombongan di Jalan Imogiri Barat, Sewon, Bantul. Foto: Dok Polres Bantul
Bantul -

Postingan bernarasi keributan antar rombongan di Jetis, Bantul ramai di media sosial (Medsos). Polisi menyebut kejadian itu melibatkan kelompok pelajar dengan kelompok lain, akibat keributan itu ada dua orang mengalami luka ringan dan sejumlah remaja sempat diamankan di Polsek Sewon.

"Izin min, Jam 20.10 wib ada gegeran di jetis selatan lampu merah sudimoro Infonya ada rombongan nendang motor sampai terjatuh. Kronologi lengkapnya bisa di tambahkan. Nama saya di samarkan ya min," kata akun @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja hari ini.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, bahwa kejadian bermula saat rombongan salah satu SMP di Bantul mengadakan buka bersama di salah satu kafe di Jalan Imogiri Barat, Sewon, Bantul, Senin (2/3/2026) pukul 17.30 WIB. Di mana rombongan tersebut berjumlah sekitar 100 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah selesai buka bersama, pukul 19.30 WIB rombongan mau pulang ke rumahnya masing-masing," katanya kepada wartawan di Bantul, Selasa (3/3/2026).

Saat itu, rombongan itu pulang secara bersama-sama dengan menggunakan sekitar 50 unit motor secara berboncengan. Adapun rute pulang rombongan itu melalui Jalan Imogiri Barat ke arah selatan.

"Sampai di simpang empat Sudimoro, rombongan dihadang oleh rombongan lain yang tidak dikenal yang menggunakan 20 motor," ujarnya.

Mengetahui hal itu, rombongan murid SMP yang usai bukber ini tetap melintas di simpang empat Sudimoro, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Akan tetapi, rombongan yang sebelumnya menghadang berbalik mengikuti rombongan bukber.

"Rombongan yang tadinya menghadang itu lalu mendahului rombongan anak SMP sambil menggeber-geber dan menyeret standar motor ke aspal. Bahkan ada juga yang sambil mengayunkan semacam gesper," ucapnya.

Sesampainya di Ngentak, Timbulharjo, rombongan bukber SMP terlibat keributan dengan rombongan yang menyalip tersebut. Hal itu membuat warga sekitar keluar dan membubarkan keributan tersebut.

"Tapi ada dua orang saksi yang menjadi korban, satu mengalami luka memar di kaki kanan dan motornya rusak. Untuk satunya lagi mengalami luka di pipi kanan karena terkena ledakan kembang api," katanya.

Rita mengungkapkan, untuk korban yang mengalami luka memar di kaki kanan adalah Syahroni (51), warga Karangtengah, Imogiri, Bantul. Sedangkan korban yang mengalami luka apda pipi kanan adalah Mochammad Rizqalliansyah Raditya Putranto (22), warga Kricak, Tegalrejo, Kota Jogja.

"Warga lalu mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam keributan dan langsung melaporkan kejadian ke Polsek Sewon," ujarnya.

Orang-orang itu, lanjut Rita, adalah KPL (15), MRS (14), ANR (15), DM (15), DNF (14), AK (19), AA (18), semuanya warga Pundong, Bantul. Sedangkan satu lagi merupakan MIA (15), warga Imogiri, Bantul.

"Setelah dilakukan pemeriksaan awal, kemudian remaja-remaja itu diserahkan kepada orang tuanya masing-masing. Selain itu belum ada pengaduan atau laporan polisi terkait kejadian di Jalan Imogiri Barat," ucapnya.




(afn/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads