Sejumlah Bocah Laki-laki Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan di Kulon Progo

Sejumlah Bocah Laki-laki Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan di Kulon Progo

Adji G Rinepta - detikJogja
Jumat, 04 Sep 2026 22:52 WIB
Ilustrasi anak laki-laki korban pelecehan seksual/penelantaran. (Dok. iStock)
Ilustrasi anak laki-laki korban pelecehan seksual/penelantaran. (Foto: Dok. iStock)
Kulon Progo -

Sejumlah bocah laki-laki dilaporkan jadi korban pelecehan seksual di Kulon Progo. Adapun terlapor dalam kasus ini adalah seorang pria, namun kasus ini belum dirinci oleh polisi lantaran masih dalam proses penyelidikan.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan laporan ini dibuat keluarga para korban beberapa hari lalu. Ia tidak merinci jumlah laporan, namun menurutnya jumlahnya lebih dari satu laporan.

"Ada laporan kemarin, sudah ada laporan masuk, tapi hari (apa) saya nggak hafal pasnya sih," ujar Sarjoko saat dihubungi, Jumat (4/9/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah ada beberapa laporan yang masuk ke kita. Keluarga korban, yang melaporkan kan orang tua karena korban ini masih anak-anak. (Laporan yang masuk) nggak ada 10, 5 aja nggak ada," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Sarjoko mengatakan, korban yang dilaporkan ini semuanya laki-laki dan masih di bawah umur.

"(Korban) Laki-laki, sementara ini laki-laki. Kalau yang masuk sementara baru anak-anak ini, yang terdata ini," terang Sarjoko.

Meski korban seluruhnya anak-anak, Sarjoko memastikan tempat kejadian bukan di lingkungan sekolah melainkan di sebuah rumah. Sedangkan terlapor adalah warga biasa.

"Nggak, nggak di sekolah Mas. Itu di bangunan rumah gitu, nggih (di salah satu wilayah) gitu," ungkapnya.

"(Terlapor) Warga, warga masyarakat. Modusnya itu sementara kan masih kita dalami nggih, laporan-laporan kemarin itu," sambungnya.

Terkait rumah yang diduga menjadi tempat kejadian, Sarjoko pun belum bisa memastikan kepemilikannya. Ia menegaskan proses penyelidikan masih dilakukan.

"(Kejadian diduga terjadi) saat ada di rumah, terus itu baru kita dalami, yang kami dengar seperti itu sementara ini. (TKP) Di dalam rumah, tapi entah itu rumah terlapor atau rumah orang lain disewa, saya belum belum bisa memastikan gitu," ujarnya.

"Masih kita selidiki Mas, masih dalam penyelidikan. Nanti rencana kita panggil atau kita kumpulkan saksi-saksi untuk kita kita mintai keterangan," pungkasnya.



(apl/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads