Pemerintah Kota Jogja terus menggenjot pengerjaan proyek revitalisasi Jembatan Kewek, Danurejan, Kota Jogja. Tak hanya akan membuat jembatan baru, Pemkot juga berencana melebarkan trotoar di sekitar jembatan agar terintegrasi dengan Malioboro.
Adapun progres terbaru, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) tengah mengejar pemenuhan readiness criteria (RC) agar pembangunan bisa mulai dikerjakan April besok sesuai jadwal.
"Andalalin sudah keluar, DED (Detailed Engineering Design) juga nunggu finalisasi dokumen lingkungannya juga rekomendasi pemanfaatan SDA dari BBWS," jelas Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPUPKP Kota Jogja, Hasri Nilam Baswari saat ditemui di Balai Kota Jogja, Selasa (24/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilam memaparkan, terdapat penyesuaian terhadap proyek ini yang mengacu pada dinamika di lapangan yang muncul. Seperti masuknya revitalisasi trotoar yang menjadi bagian proyek ini.
Pasalnya, kata Nilam, sejak akses jembatan ditutup 10 Desember 2025 lalu, banyak dari wisatawan yang memarkirkan kendaraannya di tempat parkir Malioboro yang dihuni warga eks TKP Abu Bakar Ali. Dari titik parkir yang menempati lahan eks Menara Kopi itu, wisatawan tinggal berjalan kaki ke Malioboro.
"Ketika jembatan Kewek ditutup itu kan bus yang parkir di eks menara kopi itu kan banyak pengunjungnya yang jalan kaki ke Malioboro," papar Nilam.
Dengan alasan itu, penataan trotoar juga masuk dalam proyek ini. Nilam juga memastikan, rencana ini sudah mendapatkan lampu hijau dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja.
"Harapannya trotoar bisa agak lebar, jadi pejalan kaki lebih nyaman dan aman. Trotoar rencana kita lebarkan sampai 2 meter, sekarang kurang lebih 1,3 meter. Karena itu satu arah ya, dari Dishub, kalau mengurangi lebar jalan ndak masalah," terangnya.
Proyek pembangunan struktur utama jembatan Kewek akan dibiayai penuh dengan APBN. Namun, Nilam bilang, ada beberapa bagian proyek yang menerapkan skema cost-sharing dengan APBD Kota Jogja.
"Jadi taman di samping jembatan Kewek itu kan bagian yang akan ditata juga nanti ketika pelaksanaan pembangunan, tetapi itu kan ada cost sharing dari APBD, jadi nanti taman dan jembatannya dikerjakan dengan APBN, nah trotoar luarnya itu dengan APBD," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, proyek revitalisasi Jembatan Kewek dijadwalkan dimulai April tahun 2026. Rencananya, jembatan Kewek yang berdiri saat ini akan dibongkar kemudian dibangun jembatan baru.
Kepala DPUPKP Kota Jogja, Umi Akhsanti menjelaskan seluruh pengerjaan proyek akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) karena pembiayaannya full menggunakan APBN.
"Jembatan Kewek nanti akan dilaksanakan di 2026, nanti dibongkar dibangun jembatan baru. Yang membangun nanti kementerian PU ya bukan dari kita, jadi dibangunnya pakai APBN," jelas Umi saat ditemui di kawasan Kleringan, Rabu (10/12/2025).
"Kalau secara tata kala kurang lebih 9 bulan pembangunan. Mungkin sekitar April, nanti kan Januari masih review DED proses tender nanti untuk pengerjaan sekitar bulan April," sambungnya.
Proyek ini diperkirakan memakan anggaran hingga Rp 19 miliar karena termasuk pembangunan penuh. Meski pembangunan akan dikerjakan Kementerian, namun kata Umi, Pemkot Jogja yang membuat DED.
Kini proses yang tengah dikerjakan adalah berdiskusi dengan Dinas Kebudayaan untuk desain fasad. Meski bukan cagar budaya, menurutnya, jembatan Kewek berada di dalam kawasan cagar budaya sehingga perlu melibatkan Disbud untuk desain fasadnya.
"Sehingga semua desain harus mengikuti arahan dari Dinas Kebudayaan. Ini sedang berproses di Dinas Kebudayaan. Kalau secara teknis modelnya sebenarnya ya sudah pakai jembatan beton ya yang sekarang sama," papar Umi.
"Cuma kita masih diskusinya di fasadnya, karena di kawasan sumbu filosofi nanti fasadnya harus seperti apa itu masih kita menunggu arahan dari Dinas Kebudayaan," pungkasnya.
(apl/dil)












































Komentar Terbanyak
Fakta-fakta Polisi Jogja Gugur Saat Operasi Ketupat Progo
Komandan IRGC Tokoh Kunci Penutupan Selat Hormuz Tewas Diserang Israel
Ikuti Google Maps, Pemudik Bingung Lewati Persawahan Arah Tol Purwomartani