Layanan penukaran uang baru untuk Lebaran dari Bank Indonesia (BI) mulai dibuka hari ini. Meski Lebaran masih lama, banyak warga yang berbondong-bondong menukarkan uangnya di layanan hari pertama ini.
Seperti di salah satu titik penukaran di kota Jogja, yakni di halaman Masjid Gedhe Kauman. Salah seorang warga yang menukar uangnya, Yuni Astuti, menceritakan alasannya memilih menukarkan uangnya di hari kelima puasa Ramadan.
"Ya soalnya tahun-tahun sebelumnya itu lumayan susah ya nge-war-nya. Entah itu websitenya down, makanya ini pas periode pertama dibuka saya langsung nge-war," ujar Yuni saat ditemui di Masjid Gedhe Kauman, Senin (23/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun memang susah juga, cuma akhirnya dapat juga. Jadi mending di awal sih, daripada nanti mendekati mepet-mepet malah nggak kebagian. Tahun kemarin gagal, alhamdulillah tahun ini dapat di periode pertama," sambungnya.
Untuk bisa menukarkan uangnya di hari pertama program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026 ini, Yuni mengaku harus melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR sejak 16 Februari 2026.
"Iya harus daftar dulu. Harus antre juga di website itu. Jadi kita antre dulu buat pesennya. Pokoknya antreannya itu kadang di-refresh, eh balik lagi ke awal. Banyak dramanya pokoknya. Tapi Alhamdulillah bisa dapat," ungkapnya.
Dalam program Serambi, setiap orang hanya bisa menukar uang maksimal Rp 5.300.000. Dengan rincian pecahan Rp 50 ribu sebanyak 50 lembar, Rp 20 ribu sebanyak 50 lembar, Rp 10 ribu sebanyak 100 lembar, Rp 5 ribu sebanyak 100 lembar, dan Rp 2 ribu sebanyak 100 lembar.
"Ini nuker Rp 2,8 juta, untuk nominal Rp 50 ribunya saya nggak nuker. Biasa, buat keponakan tercinta dan anak-anak kecil di sekitar," terang Yuni.
Program penukaran uang rupiah ini dibuka 23 Februari hingga 12 Maret 2026. Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menerangkan lokasi program Serambi ini tersebar di enam masjid dengan rincian dua masjid di Kota Jogja, sedangkan masing-masing satu Masjid di Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.
Kas keliling di masjid itu berlaku periode 23-26 Februari 2026. Sementara pada 25 Februari hingga 12 Maret 2026, penukaran bisa dilakukan di sebanyak 34 perbankan di DIY. Layanan penukaran uang terpadu juga dibuka di halaman Pendopo Graha Wana Bhaktiyasa pada 3-5 Maret 2026.
"Jadi ini hari pertama ya untuk Serambi, kita di Kauman ini ada 300 paket ya. Ya selama periode penukaran kita akan menyiapkan sesuai paket," jelas Sudibyo saat ditemui di Masjid Kauman, hari ini.
Berikut panduan penukaran uang di Bank Indonesia melalui aplikasi PINTAR:
1. Kunjungi Situs PINTAR (pintar.bi.go.id)
- Ada halaman utama atau Anda akan diarahkan ke waiting room saat sistem sedang melayani antrean.
- Saat menunggu antrean, Anda dapat melihat estimasi waktu tunggu dan titik lokasi penukaran yang secara real-time akan ter-update.
2. Pilih Layanan
- Setelah antrean selesai, klik menu "Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling" pada halaman utama PINTAR.
3. Pilih Lokasi Kas Keliling
- Pilih provinsi dengan menekan dropdown atau ketik provinsi yang akan dituju.
- Setelah memilih provinsi, klik "Lihat Lokasi".
4. Pilih Jadwal Penukaran
- Pilih jam operasional sebagai waktu kedatangan.
- Klik tombol "Pilih" berwarna hijau untuk melanjutkan.
5. Masukkan Data Pemesan dan Detail Kontak
- Lengkapi kolom NIK, nama, nomor telepon & email. Pastikan data diisi dengan benar.
- Setelah data terisi, klik "Lanjutkan".
6. Masukkan Uang Rupiah yang Ditukarkan
- Isi jumlah nominal penukaran sesuai kebutuhan Anda.
- Isi kode captcha sesuai kode yang tersedia.
- Lalu, klik "Pesan".
7. Rincian Bukti Pemesanan
- Setelah pengisian selesai, akan tampil ringkasan bukti pemesanan kas keliling.
8. Unduh Bukti Pemesanan
- Klik "Download Bukti Pemesanan".
- Bukti pemesanan dapat dicetak atau disimpan dalam bentuk soft copy.
9. Tukar Uang Sesuai Jadwal
- Saat penukaran uang, jangan lupa bawa bukti pemesanan dan KTP asli.
(apl/dil)












































Komentar Terbanyak
Ketua BEM UGM Tiyo Ngaku Kena Teror, Dikuntit hingga Diancam Diculik
Sederet Alasan Agrinas Mau Impor 105.000 Pikap India buat Koperasi Merah Putih
105.000 Pikap Bakal Diimpor dari India Buat Kendaraan Koperasi Merah Putih