Cekcok dengan Pacar, Pria di Batam Nekat Lompat dari Jembatan Barelang

Regional

Cekcok dengan Pacar, Pria di Batam Nekat Lompat dari Jembatan Barelang

Alamudin Hamapu - detikJogja
Kamis, 19 Feb 2026 14:10 WIB
Jembatan di Batam
Jembatan Barelang di Batam, Kepri. (Foto: Wahyu Setyo)
Jogja -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pria bernama Setia Budi (24), nekat lompat dari Jembatan Barelang, Kota Batam, Kepualauan Riau (Kepri). Aksi nekat ini dilakukan Budi usai cekcok dengan pacarnya.

"Dari hasil koordinasi tersebut diketahui korban diduga sempat berselisih paham dengan sang kekasih sebelum akhirnya terjun dari Jembatan 3 Barelang," kata Kepala Basarnas Tanjungpinang Fazzli, dilansir detikSumbagsel, Kamis (19/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden itu terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026 malam. Hingga siang ini, petugas SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.

"Tadi malam sekitar pukul 20.14 WIB, Com Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang menerima informasi mengenai seorang laki-laki atas nama Setia Budi (24) yang terjun dari Jembatan 3 Barelang, Kota Batam," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Fazzli mengaku langsung mengirimkan personel usai menerima laporan tersebut. Total ada enam personel yang dikerahkan untuk melakukan pencarian.

"Pada pukul 20.26 WIB personel Pos SAR Batam bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan koordinasi dengan unsur terkait," ujarnya.

Setelah tiba di lokasi, diketahui penyebab korban nekat lompat ke sungai setelah sempat cekcok dengan pacarnya. Namun, pencarian pada hari pertama masih belum membuahkan hasil.

"Pencarian hari pertama dilaksanakan hingga pukul 00.00 WIB. Setelah itu operasi dihentikan sementara untuk pemantauan dan evaluasi serta perencanaan operasi SAR hari kedua," ujarnya.

Fazzli menyampaikan pencarian kembali dilakukan oleh tim SAR gabungan hari ini. Dalam pelaksanaan pencarian, tim SAR mengerahkan satu unit rubber boat Pos SAR Batam, RIB Bakamla, RIB 03 Ditpolairud Polda Kepri, KP Polair Polresta Barelang, serta sejumlah long boat milik nelayan untuk menyisir perairan sekitar jembatan.

Fazzli mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca di wilayah Batam dan sekitarnya, kondisi berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dengan suhu berkisar 27-30 derajat Celsius. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi di lapangan.

"Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap korban masih terus berlangsung. Seluruh unsur SAR gabungan berupaya maksimal dalam proses pencarian di sekitar perairan Jembatan 3 Barelang," pungkasnya.




(ams/ahr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads