Polisi Ciduk 2 ABG Buntut Pemotor Diduga Klitih di Sewon Bantul

Polisi Ciduk 2 ABG Buntut Pemotor Diduga Klitih di Sewon Bantul

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Minggu, 08 Feb 2026 16:06 WIB
Polisi Ciduk 2 ABG Buntut Pemotor Diduga Klitih di Sewon Bantul
Motor Yamaha Aerox bernomor polisi AB 3708 WP yang tertinggal di Jalan Pedukuhan Bungas, Sumberagung, Jetis, Bantul. Foto: Dok. Polres Bantul.
Bantul -

Polisi menciduk dua remaja terkait penemuan satu unit motor jenis matik dan dua bilah celurit buntut pemotor diduga klitih di Sewon, Bantul. Kedua remaja itu ternyata melakukan perusakan mobil menggunakan celurit, dan akhirnya dikejar pemobil dan meninggalkan motornya dan celurit di Jetis.

"Diamankan dua remaja yang melakukan perusakan terhadap atau orang, keduanya berkaitan dengan penemuan celurit dan motor yang tertinggal di Jetis, Bantul," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).

Dua remaja itu, lanjut Rita, masing-masing berinisial RZW (16), warga Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja dan RR (18), warga Sanggrahan, Umbulharjo. Sedangkan satu pelaku lagi yakni C, warga Sewon, Bantul masih dalam pencarian oleh polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu (pelaku) lagi masih belum tertangkap dan saat ini masih dicari polisi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dari pemeriksaan, kedua pelaku mengakui telah melakukan perusakan mobil Nissan Grand Livina yang dikemudikan oleh Rais Praditya (18), warga Panggungharjo, Sewon, Bantul pagi tadi di Jalan Imogiri Barat. Di mana selanjutnya Rais melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut.

Lebih lanjut, Rita mengungkapkan, awalnya Rais mengemudikan mobil dan melaju di simpang empat Wojo, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Saat itu Rais bersama keempat rekannya.

"Sampai simpang empat Wojo mobil berbelok ke arah selatan, dan tiba-tiba dari arah utara ada motor berboncengan tiga menerobos lampu merah," ucapnya.

Karena merasa curiga, Rais berinisiatif membuntuti motor tersebut. Namun, hal pemotor berbonceng tiga mengetahui hal tersebut dan melambatkan laju motornya sembari menyuruh Rais melaju terlebih dahulu.

"Saat menyalip motor, pembonceng motor mengeluarkan celurit dan menyabetkannya ke mobil pelapor yang mengenai body depan sebelah kanan," katanya.

Usai melakukan aksinya, para pelaku menggeber motor dan melarikan diri ke arah selatan Jalan Imogiri Barat. Saat melarikan diri, salah satu pembonceng menempelkan celurit ke aspal hingga menimbulkan percikan api.

"Karena itu pelapor mengejar pelaku dan sampai di Barongan, Jetis, Bantul. Di Barongan itu dua pembonceng motor kembali memukul kap mobil pakai celurit berkali-kali," ujarnya.

Setelah beraksi untuk kedua kalinya, para pelaku melarikan diri ke Pedukuhan Bungas. Hal tersebut berujung dengan melarikan dirinya para pelaku dan meninggalkan motor serta celurit yang digunakan saat beraksi.

Diberitakan sebelumnya, aksi kejar-kejaran antara pemobil dan pemotor berbonceng tiga terjadi di simpang empat Wojo, Bangunharjo, Sewon, Bantul usai pemotor mengayunkan celurit di jalan. Setelah kejar-kejaran itu, pemotor meninggalkan motor dan dua bilah celurit di Jalan Pedukuhan Bungas, Sumberagung, Jetis, Bantul.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kejadian bermula saat mobil Grand Livina yang berisi lima orang melaju dari arah barat pukul 04.30 WIB. Sesampainya di simpang empat Wojo, tepatnya saat lampu APILL menunjukkan warna hijau mobil hendak berbelok ke kiri atau Jalan Imogiri Barat.

"Tapi belum sempat belok kiri, tepatnya dari arah utara muncul motor berboncengan tiga dan dua orang yang dibonceng mengayun-ayunkan celurit," katanya kepada wartawan di Bantul, Minggu (8/2).




(apl/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads