Gempa dengan magnitudo (M) 6,4 SR yang mengguncang perairan Pacitan, Jawa Timur, dini hari tadi terasa hingga wilayah DIY. BMKG DIY mencatat ada 19 gempa susulan usai gempa pertama.
Berdasarkan rilis dari BMKG, gempa tektonik ini diketahui terjadi sekitar pukul 01.06 WIB di 90 km tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 km.
"Dirasakan di Bantul, Sleman, Pacitan, di Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Tuban, dan Jepara," tulis keterangan dari BMKG, Jumat (6/2/2026) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG menjelaskan, jika melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Koordinator Tim Observasi Stasiun Geofisika BMKG DIY Budiarta menjelaskan setelah gempa pertama, terdapat 19 kali gempa susulan dengan kekuatan yang beragam. Namun ia tak merinci detail lokasi belasan gempa susulan tersebut.
"Sampai jam 06.58 WIB tercatat 19 kali gempa susulan dengan range magnitude 1.9 sampai 4 (SR)," jelas Budiarta saat dihubungi wartawan pagi ini.
Meski gempa di perairan Pacitan memiliki kekuatan magnitudo yang cukup besar, Budiarta menegaskan tidak ada potensi Tsunami akibat gempa tersebut.
"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," pungkasnya.
Dilansir detikNews, gempa magnitudo (M) 6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur (Jatim). Gempa berada di laut.
"Kedalaman: 10 Km," tulis BMKG di akun X, Jumat (6/2/2026).
Gempa terjadi pada pukul 01.06 WIB. Titik koordinat gempa 8,98LS, 111,17BT, 89 Km Tenggara Pacitan.

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ulah Pemotor Mabuk lalu Ngamuk Rusak Palang KA di Sleman
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal