Sholat Nisfu Syaban Jam Berapa? Ini Waktu, Niat, dan Tata Caranya

Sholat Nisfu Syaban Jam Berapa? Ini Waktu, Niat, dan Tata Caranya

Arum Sekar Pertiwi - detikJogja
Senin, 02 Feb 2026 16:44 WIB
Ilustrasi Sholat.
Ilustrasi sholat Nisfu Syaban. Foto: Freepik
Jogja -

Bulan Syaban menjadi salah satu bulan yang memiliki berbagai keutamaan. Adapun salah satu amalan untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban adalah sholat sunnah. Lantas, jam berapa sholat Nisfu Syaban bisa dikerjakan?

Berdasarkan buku Seri Mengungkap Keutamaan Bulan-bulan Islam Rajab dan Syaban karya Ibnu Rajab Al-Hanbali, salah satu keutamaan Nisfu Syaban tercantum dalam hadis narasi Nabi Musa yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah yang berbunyi, "Sesungguhnya Allah memperhatikan hamba-Nya pada malam pertengahan Syaban, lalu Dia mengampunkan semua makhluknya, kecuali orang yang berbuat syirik atau bermusuhan."

Pada malam Nisfu Syaban, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti berdoa, berdzikir, hingga sholat sunnah. Berikut detikJogja hadirkan penjelasan tentang waktu pelaksanaan, niat, dan tata cara sholat sunnah Nisfu Syaban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waktu Pelaksanaan Sholat Nisfu Syaban

Mengutip laman NU Online Jatim, sholat Nisfu Syaban dapat dilaksanakan setelah sholat ba'diyah Maghrib yang kemudian dilanjutkan setelah sholat Isya.

Selain sholat sunnah Nisfu Syaban, seorang muslim juga bisa melaksanakan sholat sunnah, seperti sholat tahajud, sholat hajat, dan sholat lainnya di sepanjang malam.

ADVERTISEMENT

Niat dan Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Nisfu Syaban memiliki keutamaan dan sebaiknya diisi dengan kegiatan ibadah. Namun, menurut buku Seri Mengungkap Keutamaan Bulan-bulan Islam Rajab dan Syaban karya Ibnu Rajab Al-Hanbali, terdapat perbedaan pendapat terkait cara menghidupkan malam Nisfu Syaban, termasuk tentang tata cara sholat di malam tersebut.

Pendapat pertama diambil dari kitab karya Harb Al-Kirmani yang menyatakan bahwa disunnahkan untuk melakukan ibadah secara berjamaah di masjid. Hal yang dilakukan Khalid bin Mi'dan, Luqman bin 'Amir, dan tabi'in di malam tersebut adalah memakai pakaian bagus, memakai minyak wangi, bercelak, dan sholat malam di masjid.

Pendapat lainnya menyatakan bahwa sholat berjamaah di masjid justru dimakruhkan. Adapun sholat dan berdoa yang dilakukan sendirian tidak dianggap makruh. Hukum sholat tersebut berdasarkan pendapat Auza'i dan imam penduduk Syam berserta ahli fiqh dan ulama mereka.

Menurut laman NU Online, perdebatan utama terkait sholat Nisfu Syaban adalah dalil tentang 14 atau 100 rakaat sholat Nisfu Syaban yang dianggap bermasalah. Adapun pelaksanaan sholat sunnah di malam Nisfu Syaban diperbolehkan dan bisa dilaksanakan dengan sholat sunnah apapun.

Banyak muslim di Indonesia yang menunaikan sholat malam sebanyak 2 rakaat. Tata cara sholatnya pun sama dengan sholat sunnah pada umumnya serta dapat dilengkapi dengan dzikir dan doa lainnya selepas sholat.

Adapun niat yang dibaca bisa disesuaikan dengan jenis sholat sunnah yang dilaksanakan. Jika ingin membaca niat sholat sunnah Nisfu Syaban 2 rakaat, maka bacaan niatnya adalah sebagai berikut.

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnata Nishfi Syaban rak ataini lillahi ta ala.

Hal terpenting dalam menunaikan sholat Nisfu Syaban, selain membaca niatnya adalah keikhlasannya.

Demikian penjelasan tentang waktu, niat, dan tata cara sholat Nisfu Syaban. Semoga membantu, ya!

Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(par/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads