Kisah cinta pemuda Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur, dengan nenek dua cucu menuai perhatian publik. Kisah cinta beda 28 tahun itu ternyata berawal saat Ahmad Suryatna (30) bekerja sebagai sopir di rumah Sisri (58), janda dua anak dan dua cucu.
"Saya ya nggak punya apa-apa, cuma niat bantu kerja aja. Istri kan jualan beras, gabah. Saya bantu ngantar barang," kata Ahmad, dilansir detikJatim, Jumat (30/1/2026).
Lambat laun Ahmad mengaku jatuh hati kepada Sisri. Tiga tahun bekerja sebagai sopir mulai timbul rasa sayang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya kerja di sini tiga tahun, terus muncul rasa sayang," ujarnya.
Sisri mengaku Ahmad terus menemaninya. Ahmad pun yang pertama kali menunjukkan keseriusan untuk menikahi Sisri.
"Ahmad ini ikut saya terus, disuruh pulang nggak mau. Terus dia bilang mau kawin sama saya," katanya.
Sisri mengaku sempat ragu karena perbedaan usia yang jauh. Dia pun memikirkan banyak pertimbangan soal statusnya dan juga usia Ahmad.
"Saya punya dua anak, sudah punya dua cucu. Mantan suami meninggal. Ahmad masih muda," jelasnya.
Sisri pun akhirnya bersedia menerima pinangan Ahmad usai mendapat restu dari orang tua suaminya. Keduanya pun menikah siri sejak 2021 dan disahkan secara negara pada 2026.
"Orang tua Ahmad mengizinkan asal dia bisa menafkahi saya. Katanya sanggup, ya sudah berjalan pernikahan ini," ujar Sisri.
Kepala KUA Jenangan Najib Ahmadi mengatakan pengesahan pernikahan dilakukan di kantor KUA setempat.
"Mereka menikah siri empat tahun. Karena faktor ekonomi, kami arahkan nikah di kantor saja, gratis, asal surat lengkap," jelas Najib.
(ams/apu)

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal
Info Dab! Pemda DIY Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan hingga 30 September