Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4.5 yang berpusat di Kabupaten Bantul, DIY, terasa di Kabupaten Sleman dan Kulon Progo. Getaran gempa membuat warga kaget dan berhamburan turun dari lantai dua gedung.
Salah seorang warga Sleman, Andri Prasetyo (40), mengatakan saat terjadi gempa dirinya sedang di warung makan di sekitar kompleks Pemkab Sleman. Dia menyebut gempa terjadi sekitar 13.00 WIB siang.
"Ya jam 1-an itu gempanya terasa. Saya baru di warung mau makan," kata Andri kepada detikJogja, Selasa (27/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andri menceritakan gempa terasa sekitar 10 detik. Getaran gempa menurutnya lumayan kencang.
"Tadi saya pas duduk, gempanya kencang. Terasa seperti ditarik. Sempat panik juga, ini kalau di dalam ruangan pasti saya lari," ujarnya.
Gempa tersebut ternyata juga terasa hingga Kabupaten Kulon Progo. Rahman (29), salah seorang pegawai di lingkungan Pemkab Kulon Progo, mengaku tidak terlalu merasakan gempa. Akan tetapi, dia melihat banyak pegawai lain berteriak kaget saat gempa berlangsung.
Selain itu, dia menyebut pegawai di lantai dua juga berhamburan bergegas turun dan keliar gedung.
"Tadi waktu kejadian sekitar jam 1 lebih 15, saya sendiri tidak terlalu kerasa tapi banyak pegawai di lingkungan Pemkab Kulon Progo teriak gitu. Lalu yang kerja di lantai 2 segera bergegas turun karena katanya ada gempa," ujar Rahman.
Rahman mengatakan, para pegawai itu sempat berkumpul di halaman selama sekitar 10 menit. Baru setelah dirasa kondusif, mereka kembali ke meja kerja.
"Tadi sempat kumpul di halaman depan, sepuluh menitan mulai kondusif. Sejauh ini tidak ada laporan kerusakan di tempat kerja saya, masih aman-aman aja," pungkasnya.
Diketahui, dalam keterangan resmi BMKG, gempa tersebut berpusat di Kabupaten Bantul. Gempa berkekuatan M 4.5, dan terjadi pada 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat: 7.87 LS - 110.49 BT, 16 kilometer Timur Bantul-DIY. Kedalaman gempa 11 kilometer.
(apu/alg)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Cerita Azizah, Bocah TK di Jogja Rawat Bapak Sakit hingga Ikut Memulung