- Renungan Katolik Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 27 Januari 2026 Bacaan I Sam. 6:12b-15,17-19 Bacaan Mazmur Mzm. 24:7,8, 9,10 Bacaan Injil Mrk. 3:31-35 Bacaan Ofisi Kej 21:1-21 Renungan Harian Katolik Selasa 27 Januari 2026 Doa Katolik Hari Ini
- FAQ 1. Renungan harian Katolik 27 Januari 2026 tentang apa? 2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 27 Januari 2026? 3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 27 Januari 2026?
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 27 Januari 2026 merupakan peringatan kisah Santa Angela Merici, Perawan. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah hijau.
Mengangkat tema tentang saudara, mari simak renungan Katolik hari Selasa, 27 Januari 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Y Damai Wasono OFM. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 27 Januari 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 27 Januari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Sam. 6:12b-15,17-19; dilanjut Mazmur Mzm. 24:7,8, 9,10; bacaan Injil Mrk. 3:31-35, dan bacaan ofisi Kej 21:1-21. Berikut ini uraiannya:
Bacaan I Sam. 6:12b-15,17-19
- Sam. 6:12 Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: "Tuhan memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu." Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.
- Sam. 6:13 Apabila pengangkat-pengangkat tabut Tuhan itu melangkah maju enam langkah, maka ia mengorbankan seekor lembu dan seekor anak lembu gemukan.
- Sam. 6:14 Dan Daud menari-nari di hadapan Tuhan dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.
- Sam. 6:15 Daud dan seluruh orang Israel mengangkut tabut Tuhan itu dengan diiringi sorak dan bunyi sangkakala.
- Sam. 6:17 Tabut Tuhan itu dibawa masuk, lalu diletakkan di tempatnya, di dalam kemah yang dibentangkan Daud untuk itu, kemudian Daud mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan Tuhan.
- Sam. 6:18 Setelah Daud selesai mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, diberkatinyalah bangsa itu demi nama Tuhan semesta alam.
- Sam. 6:19 Lalu dibagikannya kepada seluruh bangsa itu, kepada seluruh khalayak ramai Israel, baik laki-laki maupun perempuan, kepada masing-masing seketul roti bundar, sekerat daging, dan sepotong kue kismis. Sesudah itu pergilah seluruh bangsa itu, masing-masing ke rumahnya.
Bacaan Mazmur Mzm. 24:7,8, 9,10
- Mzm 24:7 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!
- Mzm 24:8 "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "Tuhan, jaya dan perkasa, Tuhan, perkasa dalam peperangan!"
- Mzm 24:9 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!
- Mzm 24:10 "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "Tuhan semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela.
Bacaan Injil Mrk. 3:31-35
- Mrk 3:31 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
- Mrk 3:32 Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: "Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau."
- Mrk 3:33 Jawab Yesus kepada mereka: "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?"
- Mrk 3:34 Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
- Mrk 3:35 Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Bacaan Ofisi Kej 21:1-21
- Kej 21:1 Tuhan memperhatikan Sara, seperti yang difirmankan-Nya, dan Tuhan melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya.
- Kej 21:2 Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya.
- Kej 21:3 Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sara baginya.
- Kej 21:4 Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.
- Kej 21:5 Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.
- Kej 21:6 Berkatalah Sara: "Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku."
- Kej 21:7 Lagi katanya: "Siapakah tadinya yang dapat mengatakan kepada Abraham: Sara menyusui anak? Namun aku telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya pada masa tuanya."
- Kej 21:8 Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu.
- Kej 21:9 Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.
- Kej 21:10 Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak."
- Kej 21:11 Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.
- Kej 21:12 Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.
- Kej 21:13 Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena iapun anakmu."
- Kej 21:14 Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.
- Kej 21:15 Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,
- Kej 21:16 dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: "Tidak tahan aku melihat anak itu mati." Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.
- Kej 21:17 Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: "Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.
- Kej 21:18 Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar."
- Kej 21:19 Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.
- Kej 21:20 Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.
- Kej 21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.
Renungan Harian Katolik Selasa 27 Januari 2026
Di dalam sebuah pidato atau sambutan, sang pembicara sering berkata, "Saudara-saudari yang terkasih..." Dalam bahasa Indonesia, kata "saudara" maknanya sangat beragam. Saat berjumpa dengan orang yang tidak dikenal, sebagai bentuk penghormatan, kita bisa memanggilnya "saudara".
Orang yang lahir dari satu bapak dan satu ibu disebut "saudara kandung". Orang yang lahir dari satu ibu namun beda bapak disebut "saudara tiri". Orang yang diangkat anak oleh orang tua kandung kita disebut "saudara angkat".
St. Fransiskus dari Assisi bahkan menyebut semua makhluk sebagai saudara. Ia menyebut matahari sebagai Saudara Matahari, bulan sebagai Saudari Bulan, dan api sebagai Saudara Api. Keledai pun dipanggil oleh Fransiskus sebagai Saudara Keledai.
Singkatnya, St. Franskus memanggil semua ciptaan Tuhan, termasuk benda mati, sebagai saudara. Bagi Fransiskus, sama seperti kita menyebut saudara karena dilahirkan dari ibu yang sama, seluruh alam semesta pun adalah saudara karena diciptakan oleh Allah yang sama.
Pada waktu Yesus sedang mengajar orang banyak, datanglah ibu dan saudara-saudara-Nya. Karena orang banyak yang mengelilingi Yesus, ibu dan saudara-saudara-Nya kesulitan untuk menemui Dia, maka mereka menyuruh orang untuk memanggil Yesus.
Menanggapi seruan, "Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau," Yesus menjawab, "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?" Kemudian Ia berkata, "Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Di sini, Yesus mengangkat level persaudaraan jauh lebih tinggi, yaitu mereka yang melakukan kehendak Allah. Kita sering mendengar istilah "saudara seiman".
Yang dimaksud sebagai saudara seiman adalah orang yang memiliki iman yang sama, misalnya orang-orang yang sama-sama berimankan akan Yesus Kristus dan mengakui Dia sebagai sang Juru Selamat. Yesus kini mengangkat persaudaraan ke tingkat yang lebih tinggi.
Saudara itu tidak terbatas pada satu ibu atau satu bapak, tidak terbatas pula pada ikatan perkawinan mana pun. Kita menjadi saudara dan ibu Yesus jika kita mau melakukan kehendak Allah dalam hidup kita.
Doa Katolik Hari Ini
Allah Yang Maha Kuasa, segala kebaikan dan setiap keindahan Kauciptakan dalam cinta kasih-Mu. Semoga kami memulai hari ini dengan sukacita dan mengisinya dengan usaha cinta kasih bagi-Mu dan bagi semua saudara kami.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Selasa, 27 Januari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
FAQ
1. Renungan harian Katolik 27 Januari 2026 tentang apa?
Renungan Katolik hari ini 27 Januari 2026 mengangkat refleksi tentang semua makhluk sebagai saudara.
2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 27 Januari 2026?
Bacaan Injil Katolik 27 Januari 2026 adalah Markus 3 mulai dari ayat 31 sampai 35.
3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 27 Januari 2026?
Dalam renungan harian Katolik 27 Januari 2026, kita juga merenungi kisah Santa Angela Merici (Perawan).
(sto/alg)












































Komentar Terbanyak
PM Israel Netanyahu Klarifikasi soal Pernyataannya yang Singgung Yesus Kristus
Ikuti Google Maps, Pemudik Bingung Lewati Persawahan Arah Tol Purwomartani
Trump Wanti-wanti Iran agar Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam, jika Tidak...