Harda Bantah Pernah Ketemu Raudi Akmal di Smart Room Kantor Bupati Sleman

Harda Bantah Pernah Ketemu Raudi Akmal di Smart Room Kantor Bupati Sleman

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Jumat, 23 Jan 2026 20:00 WIB
Harda Bantah Pernah Ketemu Raudi Akmal di Smart Room Kantor Bupati Sleman
Bupati Sleman, Harda Kiswaya saat menjadi saksi sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Dana Hibah Pariwisata Kabupaten Sleman tahun 2025 di Pengadilan Negeri, Kota Jogja, Jumat (23/1/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Jogja -

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, hadir sebagai saksi dalam lanjutan sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Dana Hibah Pariwisata Kabupaten Sleman tahun 2020, hari ini. Dalam sidang tersebut, Harda membantah pernah bertemu dengan putra terdakwa Sri Purnomo, Raudi Akmal di Smart Room Kantor Bupati Sleman.

Hakim Gabriel Siallagan menggali hubungan Harda, yang saat itu masih menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman dengan Raudi Akmal. Hakim menanyakan apakah keduanya saling mengenal dan pernah berkomunikasi terkait hibah pariwisata.

"Kalau Bapak dengan Raudi Akmal kenal, Pak?" tanya Hakim Gabriel saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jogja, Jumat (23/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenal, Yang Mulia," jawab Harda.

ADVERTISEMENT

Hakim Gabriel kemudian menanyakan intensitas pertemuan keduanya.

"Sering ketemu?" tanya hakim.

"Kenal baik, posisinya kan sudah jauh..." jawab Harda.

Hakim Gabriel lantas mempertegas konteks pertanyaan tersebut.

"Bukan masalah usia. Dalam konteks hibah pariwisata, Pak?" tanya hakim.

"Oh, tidak pernah," jawab Harda.

Hakim Gabriel kembali mendalami kemungkinan adanya komunikasi atau pertemuan informal antara Harda dan Raudi Akmal.

"Apakah pernah ketemu dengan Bapak atau mampir, atau ya ngobrol santai-santai lah?" tanya hakim.

Namun Harda menegaskan tidak pernah ada pembicaraan terkait hibah pariwisata.

"Tidak pernah, Yang Mulia," ujarnya.

Hakim lalu menyinggung keterangan Raudi Akmal dalam persidangan sebelumnya, yang menyebut adanya pertemuan di ruang Smart Room Kantor Bupati Sleman. Hakim menyebut pertemuan tersebut dihadiri Raudi Akmal, Harda selaku Sekda saat itu, serta almarhum Asisten I Setda Sleman, Kunto.

"Apakah pernah Saudara memanggil Raudi Akmal ke ruang Smart Room? Bukan memanggil ya, ketemu Raudi Akmal di ruang Smart Room yang dihadiri oleh Raudi Akmal dan Asisten 1, Bapak Kunto? Di situ Saudara menyampaikan bahwa ini ada dana hibah pariwisata. Itu menurut keterangan si Raudi Akmal di persidangan sebelumnya. Apa memang betul ada pertemuan antara Raudi Akmal, Saudara sebagai Sekda, dan almarhum Pak Kunto di ruang Smart Room?" tanya hakim.

"Tidak pernah, Yang Mulia," jawab Harda.

Hakim Gabriel kembali menegaskan jawaban tersebut. Namun, Harda kembali menegaskan bahwa ia tak pernah bertemu Raudi di ruangan tersebut.

"Tidak pernah? Kalau gitu siapa yang benar kalau begitu? Nanti kita lihat saja. Sayang yang satu lagi sudah almarhum, kan? Jadi kembali lagi cuma berdua dan Tuhan yang tahu. Kalau begini ya silakan dipertanggungjawabkan nanti di akhirat, ya. Tidak pernah ya?" kata hakim.

"Tidak pernah," jawab Harda.

Hakim Gabriel kemudian menanyakan apakah Raudi Akmal mengetahui rencana adanya dana hibah pariwisata.

"Kalau menurut Saudara, Raudi Akmal tahu tidak bahwa akan ada dana hibah pariwisata?" tanyanya.

"Saya tidak tahu. Karena dia tidak bertanya, dia juga tidak kirim, sehingga tidak saya jawab," ujar Harda.




(apu/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads