Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan kalender liturgi 2025 yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 30 November 2025 merupakan hari Minggu Adven I. Dengan orang kudus Santo Andreas, Rasul. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah hijau.
Mengangkat tema tentang Masa Adven, mari simak renungan Katolik hari Minggu, 30 November 2025 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Jarot Hadianto. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Minggu, 30 November 2025
Bacaan Liturgi 30 November 2025
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan liturgi Katolik hari ini. Adapun menurut kalender liturgi 2025 yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, bacaan liturgi 30 November 2025 adalah Yes. 2:1-5; Mzm. 122:1-2,4-5,6-7,8-9; Rm. 13:11-14a; Mat. 24:37-44
BcO Yes. 1:1-18. Berikut ini uraiannya:
Bacaan I Yes. 2:1-5;
- Yes 2:1 Firman yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem.
- Yes 2:2 Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah Tuhan akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,
- Yes 2:3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem."
- Yes 2:4 Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.
- Yes 2:5 Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang Tuhan!
Bacaan Mazmur Mzm. 122:1-2,4-5,6-7,8-9;
- Mzm 122:1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah Tuhan."
- Mzm 122:2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
- Mzm 122:4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku Tuhan, untuk bersyukur kepada nama Tuhan sesuai dengan peraturan bagi Israel.
- Mzm 122:5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
- Mzm 122:6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
- Mzm 122:7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
- Mzm 122:8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
- Mzm 122:9 Oleh karena rumah Tuhan, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.
Bacaan II Rm. 13:11-14a;
- Rm 13:11 Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya.
- Rm 13:12 Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!
- Rm 13:13 Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.
- Rm 13:14 Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.
Mat. 24:37-44
- Mat 24:37 "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
- Mat 24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
- Mat 24:39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
- Mat 24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;
- Mat 24:41 kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
- Mat 24:42 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
- Mat 24:43 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
- Mat 24:44 Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."
BcO Yes. 1:1-18
- Yes 1:1 Penglihatan yang telah dilihat Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem dalam zaman Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda.
- Yes 1:2 Dengarlah, hai langit, dan perhatikanlah, hai bumi, sebab Tuhan berfirman: "Aku membesarkan anak-anak dan mengasuhnya, tetapi mereka memberontak terhadap Aku.
- Yes 1:3 Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya."
- Yes 1:4 Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka meninggalkan Tuhan, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia.
- Yes 1:5 Di mana kamu mau dipukul lagi, kamu yang bertambah murtad? Seluruh kepala sakit dan seluruh hati lemah lesu.
- Yes 1:6 Dari telapak kaki sampai kepala tidak ada yang sehat: bengkak dan bilur dan luka baru, tidak dipijit dan tidak dibalut dan tidak ditaruh minyak.
- Yes 1:7 Negerimu menjadi sunyi sepi, kota-kotamu habis terbakar; di depan matamu orang-orang asing memakan hasil dari tanahmu. Sunyi sepi negeri itu seolah-olah ditunggangbalikkan orang asing.
- Yes 1:8 Puteri Sion tertinggal sendirian seperti pondok di kebun anggur, seperti gubuk di kebun mentimun dan seperti kota yang terkepung.
- Yes 1:9 Seandainya Tuhan semesta alam tidak meninggalkan pada kita sedikit orang yang terlepas, kita sudah menjadi seperti Sodom, dan sama seperti Gomora.
- Yes 1:10 Dengarlah firman Tuhan, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora!
- Yes 1:11 "Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman Tuhan; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai.
- Yes 1:12 Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran Bait Suci-Ku?
- Yes 1:13 Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.
- Yes 1:14 Perayaan-perayaan bulan barumu dan pertemuan-pertemuanmu yang tetap, Aku benci melihatnya; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, Aku telah payah menanggungnya.
- Yes 1:15 Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.
- Yes 1:16 Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,
- Yes 1:17 belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!
- Yes 1:18 Marilah, baiklah kita berperkara! Firman Tuhan sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
Renungan Harian Katolik 30 November 2025
Renungan harian Katolik hari ini 30 November 2025 mengingatkan kita Masa Adven telah tiba. Hari ini warna ungu mendominasi seisi gereja dan sebuah lilin akan dinyalakan, tanda bahwa masa penantian kedatangan Tuhan telah dimulai. Sebagai bacaan kedua dalam perayaan Ekaristi hari ini, kita merenungkan Rm. 13:11-14a.
Paulus di sini menyerukan agar jemaat bangun dari tidur. Bangun tidur adalah saat peralihan dari malam menjadi siang, dari gelap menjadi terang, dari terlelap menjadi terjaga, dari keadaan tidak sadar menjadi sadar.
Kontras tersebut disertai kontras yang lain, yakni "menanggalkan dan mengenakan". Malam yang selalu berkonotasi gelap dipahami sebagai masa lalu manusia yang penuh dengan kelemahan, dosa, dan kejahatan. Karena saat kedatangan Tuhan sudah mendekat, jemaat tidak boleh lagi melakukan kompromi dengan hal-hal negatif itu.
Mereka harus menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan. Secara konkret, Paulus menyebut enam contoh tindakan yang harus dihindari jemaat, yakni pesta pora, bermabuk-mabukan, percabulan, hawa nafsu, perselisihan, dan iri hati.
Sebagai gantinya, jemaat diminta "mengenakan perlengkapan senjata terang". Terang melambangkan zaman baru yang ditandai oleh kehadiran Tuhan.
Agar jemaat diperkenankan menikmati saat yang krusial itu sebagai berkat, hidup harus diperbaiki. Kedatangan Tuhan punya implikasi moral dan etis! Karena itu, mereka harus "hidup dengan sopan, seperti pada siang hari". Ini untuk mengatakan bahwa tingkah laku jemaat haruslah bermartabat dan tidak memalukan.
Bagaimana caranya agar mereka bisa berlaku demikian? "Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus," kata Paulus dengan tegas. Paulus tahu, jemaat Roma telah mengenakan Tuhan Yesus Kristus karena mereka telah dibaptis.
Namun, ia meminta agar mereka memperbarui diri secara terus-menerus agar jangan kalah oleh keinginan daging, yakni segala keinginan dan tingkah laku yang bertentangan dengan bimbingan Allah.
Jemaat sungguh "mengenakan Tuhan Yesus Kristus" secara konsisten kalau mereka setia mengusahakan hidup moral yang baik dan menjaga diri agar tidak melakukan hal-hal yang memalukan. "Mengenakan Tuhan Yesus Kristus" dengan demikian berarti membiarkan seluruh diri kita dijiwai oleh-Nya.
Bacaan kedua ini kabarnya menjadi inspirasi bagi Santo Agustinus untuk bangkit meninggalkan lembaran hidupnya yang kelam. Kita pun diharapkan mengalami hal serupa, teristimewa pada Masa Adven ini. Melalui pembaptisan, kita telah dipindahkan ke dunia yang baru.
Sikap dan tingkah laku kita harus sesuai dengan pola hidup di dunia yang baru, yakni dengan selalu bersikap positif dan mengedepankan kasih. Dengan begitu ketika Tuhan datang, Ia akan menjumpai diri kita siap sedia menyambut kehadiran-Nya.
Doa Penutup
Allah Yang Maha Kuasa, kurniakanlah kepada umatMu kehendak yang ikhlas untuk menyongsong kedatangan Kristus dengan cara hidup yang baik. Semoga kami beserta Kristus mewarisi kerajaan surga.
Sebab Dialah PutraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Minggu, 30 November 2025 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
(sto/apl)












































Komentar Terbanyak
Inara Rusli Akhirnya Buka Suara soal Isu Perselingkuhan, Akui Nikah Siri
Momen Inara Rusli Akhirnya Tahu Insanul Fahmi Punya Istri Usai Nikah Siri
Underpass Kentungan Banjir, Ternyata Ini Biangnya