Polisi Audiensi dengan Keluarga Diplomat Kemlu Arya Daru Hari Ini

Nasional

Polisi Audiensi dengan Keluarga Diplomat Kemlu Arya Daru Hari Ini

Rizky Adha Mahendra - detikJogja
Rabu, 26 Nov 2025 11:14 WIB
Polisi Audiensi dengan Keluarga Diplomat Kemlu Arya Daru Hari Ini
Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jogja -

Penyidik Polda Metro Jaya akan bertemu dengan keluarga diplomat Arya Daru Pangayunan (39) hari ini untuk audiensi kasus kematian Arya. Pihak yang diundang merupakan keluarga terdekat Arya, di antaranya istri dan ayahnya.

"Iya benar untuk audiensi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (26/11/2025), dikutip dari detikNews.

Budi menjelaskan, pihak yang diundang merupakan keluarga terdekat Arya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara keluarga dan ortu (orang tua), iya benar (istri dan ayahnya)," jelasnya.

Seperti diketahui, Arya Daru ditemukan tewas di dalam kosannya dengan kondisi wajah terlilit lakban pada Juli lalu. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menyimpulkan Arya tewas tanpa adanya keterlibatan pihak lain dan belum ada unsur pidana yang ditemukan dalam kasus itu.

ADVERTISEMENT

Selain itu, polisi menemukan bukti berupa e-mail ke salah satu lembaga terkait bunuh diri yang dikirimkan Arya pada 2013 dan 2021.

Diatensi Bareskrim Polri

Sebelumnya, kuasa hukum keluarga diplomat Arya Daru Pangayunan (39) meminta agar kasus tewasnya Arya Daru ditarik ke Bareskrim.

"(Pengacara keluarga) Arya Daru kemarin baru mengadukan kepada kita," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/9).

Djuhandani menyatakan akan menelaah pengaduan tersebut. Dia memastikan pihaknya turut melakukan asistensi terhadap penyidikan yang diusut oleh Polda Metro Jaya.

"Kami ngumpulkan tim, akan saya lihat. Kami hanya sifatnya asistensi ke Polda Metro karena dari Polda Metro kan sudah melaksanakan upaya-upaya penyelidikan dan penyidikan," ucap Djuhandani.

"Kami akan asistensi, apakah yang diadukan ini kan sebuah dumas dari masyarakat yang terus akan kita tangani," sambungnya.




(dil/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads