Beredar narasi yang menyebut banyak korban yang pernah membayar dua kali saat membeli ikan ke penjual ikan di Pantai Ngrenehan, Saptosari, Gunungkidul. Pengurus Pantai itu membantah dan menyebut hanya ada satu kejadian yaitu yang beredar di medsos saja.
"Kalau menurut yang bersangkutan penjual ikan murni 100% kelalaian, ya namanya juga manusia," kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pantai Ngrenehan, Dani Rismawan saat dihubungi detikJogja, Selasa (11/11/2025).
Oleh sebab itu, pria yang juga pengurus Pantai Ngrenehan ini memastikan hanya ada satu kejadian yaitu yang viral di medsos saja. Selain itu, pascakejadian penjual ikan langsung mengembalikan uang kepada pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan dari keterangan pula uangnya sudah dikembalikan setelah dikasih lihat video, sudah saling memaafkan juga keduanya," ujarnya.
Terkait langkah ke depannya, Dani mengaku telah melakukan pertemuan dengan pelaku wisata khususnya pedagang di Pantai Ngrenehan. Dalam pertemuan itu, Dani melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Langkah-langkah kami evaluasi, perbaikan dan ini menjadi pelajaran, dan juga pelajaran bagi pantai lain supaya berbenah diri. Jadi biar di sini saja yang menjadi contoh (adanya kejadian pengunjung bayar ikan dua kali)," ucapnya.
Dani juga menyampaikan permintaan maaf ke seluruh masyarakat Gunungkidul atas kejadian tersebut. Menurutnya kejadian tersebut menjadi pembelajaran berharga agar tidak terulang kembali.
"Saya mewakili seluruh pelaku wisata di Pantai Ngrenehan meminta maaf sebesar-besarnya. Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua dan pengurus juga telah melakukan evaluasi dan perbaikan," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Dispar Gunungkidul, Supriyanta, mengatakan telah melakukan klarifikasi terhadap penjual ikan yang meminta pembayaran dua kali kepada pengunjung Pantai Ngrenehan. Hasilnya, hanya ada kejadian tersebut dan tidak ada korban-korban lainnya.
"Saat diklarifikasi hanya sekali itu saja dan itupun uang juga sudah langsung dikembalikan ke wisatawannya," ujarnya kepada detikJogja hari ini.
Diberitakan sebelumnya, postingan berupa video yang memperlihatkan seorang wisatawan diminta membayar dua kali kepada penjual ikan di Pantai Ngrenehan, Saptosari, Gunungkidul ramai di media sosial (Medsos). Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul telah mendatangi penjual dan melakukan pembinaan.
"Awalnya udah sangat positif thinking, tapi setelah ada 2 korban lain yang mengalami hal serupa... apa mungkin ini murni karena lupa? Btw uang memang sudah di kembalikan, karena saya punya bukti video, tapi yang jadi masalah bukan uangnya yang sudah di kembalikan. Tapi kenapa banyak orang lain yang mengalami hal serupa dan sayangnva mereka tidak punya bukti video. Dan apakah uang mereka juga ibu kembalikan?," kata akun Instagram @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja hari ini.
Supriyanta membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi hari Sabtu (8/11) di Pantai Ngrenehan.
"Betul, itu kejadian hari Sabtu. Kami juga sudah ke sana dan ternyata pedagang itu sempat lupa kalau sudah dibayar, tapi malah meminta uang bayaran lagi ke pengunjung," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (11/11).
Akan tetapi, karena pengunjung kebetulan merekam kejadian tersebut langsung menunjukkannya kepada pedagang. Alhasil uang pengunjung yang telah dikembalikan.
"Terus pengunjung kan menunjukkan rekaman video kalau sudah bayar dan uang Rp 100 ribu langsung dikembalikan ke pengunjung," ucapnya.
(alg/apl)












































Komentar Terbanyak
Profil Noe Letto, Anak Cak Nun yang Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN Kemhan RI
Kronologi Mahasiswa Papua Tewas Ditusuk Usai Duel di Bantul
Mahfud MD Ungkap Rekomendasi KPRP soal Rekrutmen Polri: Tak Ada Lagi Titipan