Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob di Jakarta Jadi Sorotan Media Asing

Internasional

Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob di Jakarta Jadi Sorotan Media Asing

Rita Uli Hutapea - detikJogja
Jumat, 29 Agu 2025 14:56 WIB
Sebuah mobil terbakar saat aksi unjuk rasa di depan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Mtero Jaya, Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wpa.
Aksi demo di depan Mako Brimob Kwitang Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S
Jogja -

Perhatian dunia tengah tertuju ke Indonesia. Sejumlah media asing memberitakan pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi demo di Jakarta.

The Straits Times, media terkemuka Singapura, menulis tentang duka dan kemarahan publik atas kematian ojol bernama Affan Kurniawan itu. Mengangkat judul "Justice for Affan': Outrage in Jakarta after delivery rider killed by police vehicle in protest clash," media tersebut menuliskan wawancara dengan ibunda Affan.

"Duka dan amarah melanda ibu kota Indonesia, Jakarta, saat keluarga Affan Kurniawan, 21 tahun, berduka atas kematian pengemudi ojol tersebut setelah ditabrak kendaraan taktis polisi saat aksi protes di Jakarta Pusat berubah ricuh," tulis The Straits Times mengawali artikelnya, dilansir detikNews Jumat (29/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ingin orang yang membunuh anak saya mendapatkan hukuman seberat-beratnya.... dia baru saja menyelesaikan pengantaran makanan dan hendak menjemput penumpang berikutnya," kata ibunda Affan, Erlina kepada The Straits Times, Jumat (29/8) di rumahnya.

ADVERTISEMENT

"Dia tulang punggung keluarga kami, dan dia bekerja sangat keras. Dia telah menabung dari pekerjaannya untuk membeli tanah dan membangun rumah untuk kami di desa kami di Lampung," tutur perempuan berumur 41 tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga itu.

Kantor berita terkenal asal Inggris, Reuters, juga ikut menyoroti insiden tragis tersebut. Media yang berbasis di London itu menulis bagaimana kalangan terpelajar bakal menggelar demo usai kabar tewasnya Affan mencuat.

"Indonesian students vow more protests after one killed in Jakarta demonstration," demikian judul artikel yang ditulis Reuters, Jumat (29/8/2025).

"Para mahasiswa Indonesia mengatakan mereka akan berunjuk rasa di Mabes Polri pada hari Jumat setelah seorang pengendara sepeda motor tewas tertabrak kendaraan polisi dalam bentrokan yang berujung kekerasan, menyusul demonstrasi di luar gedung DPR sehari sebelumnya," tulis Reuters.

Reuters juga mengabarkan permohonan maaf Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, atas insiden tragis itu.

"Atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan, saya menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita sedalam-dalamnya," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis malam.

Sementara surat kabar asal Arab Saudi, Arab News, mengangkat tragedi itu dengan judul "Indonesian students vow more protests after one killed in Jakarta demonstration".

Tidak ketinggalan juga media Amerika Serikat (AS), Bloomberg, ikut meliput insiden yang terjadi pada Kamis malam tersebut. Bloomberg mengabarkan bahwa Indonesia akan dilanda lebih banyak demonstrasi buntut kejadian itu.

"Ini merupakan hari ketiga pekan ini di mana protes besar meletus di seluruh Indonesia, yang menandai ujian penting bagi Prabowo yang baru menjabat kurang dari setahun," tulis Bloomberg.

Dari Thailand, Bangkok Post memberitakan kemarahan masyarakat Indonesia yang diungkapkan secara luas melalui media sosial atas kejadian ini.

"Kecelakaan fatal tersebut memicu kemarahan luas di media sosial, dengan sesama pengemudi menggelar unjuk rasa pada larut malam di luar markas polisi dan memperingatkan akan terjadinya kerusuhan yang lebih luas, jika pihak berwenang tidak mengambil tindakan," tulis Bangkok Post, Jumat (29/8).




(apu/ams)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads