Pria inisial S (59) pelaku pembunuhan seorang nenek inisial R (80) di Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, akhirnya ditangkap polisi setelah buron enam bulan. Ini tampangnya saat dihadirkan dalam jumpa pers Polres Gunungkidul.
Pantauan detikJogja di lokasi, Kamis (20/6/2024) siang, S tampak digiring oleh empat anggota polisi menuju lobi Mapolres Gunungkidul. S terlihat mengenakan sebo atau penutup wajah dan memakai baju tahanan berwarna oranye. Tangannya tampak diikat menggunakan tali tis.
Wajah S tak tampak begitu jelas di balik sebo. Dari sebo itu hanya tampak sepasang mata dan hidungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kulit di wajahnya tampak keriput. Matanya cekung dan hidungnya berbentuk mirip jambu. Perawakan S terlihat kurus. Tinggi badannya sekitar 160 cm.
![]() |
Selama jumpa pers, S sering menunduk. Pandangan matanya tampak kosong.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengungkapkan S ditangkap di Padukuhan Plampang I, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, pada 29 Mei pukul 22.15 WIB.
"Berhasil mengamankan terduga pelaku yang bernama S," kata Edy saat jumpa pers di Mapolres Gunungkidul di Wonosari, Kamis (20/6/2024).
S sempat buron selama enam bulan. Edy menjelaskan S membunuh korban dengan cara memukul kepala menggunakan kayu jati berkali-kali pada 24 November 2024 sekitar pukul 02.00 WIB.
Lebih lanjut, Edy mengatakan S terancam Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan pidana kurungan paling lama 15 tahun.
Untuk diketahui, korban R ditemukan tewas di rumahnya, Padukuhan Gunungdowo, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan, pada Jumat (24/11/2023) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban ditemukan dalam posisi wajah tertutup bantal. Kepolisian kemudian turun tangan melakukan penyelidikan dan menduga R merupakan korban pembunuhan.
(apu/rih)
Komentar Terbanyak
Pengakuan Pacar-pacar Eks Dirut Taspen Kosasih, Dikado Mobil-Dibelikan Tas LV
Pihak Keluarga Sebut Persiapan Arya Daru ke Finlandia Tepis Anggapan Bunuh Diri
Kala UGM Buka-bukaan Tegaskan Lagi Keaslian Ijazah Jokowi